Friday, June 21, 2019

Review: Sariayu White Aromatic Pembersih All-in-One (Normal-Berminyak)

Hai hai.. Assalamu'alaikum...

Sejak dulu aku selalu suka pembersih wajah simple ringkes macem 2-in-1 cleanser atau micellar water gitu. Aslinya aku nggak suka ribet, tapi demen aja gitu mainan skincare. 😅 Makanya untuk memenuhi hasratku skinkeran tapi juga tetep nggak ribet, pakai 2-in-1 cleanser solusinya. 😁

Udah banyak 2-in-1 cleanser yang aku coba, yang terbaru (yang aku coba) dari merk Sariayu ini. Tergoda klaimnya "pembersih all-in-one" dan "untuk kulit normal-berminyak", ditambah harganya yang murah, tanpa pikir panjang langsung bawa pulang. 😜

Sariayu White Aromatic Pembersih All-in-One (Normal-Berminyak)

    
Kemasan:
Dikemas dengan botol warna biru semi transparan, berbahan plastik, dia ramping dan nyaman digenggam. Tutupnya model flip-top tapi agak rapuh, jadi mengkhawatirkan kalau dibawa travelling. Nggak cuma tutupnya sih, body botolnya pun rasanya juga rapuh gitu. Kalau mau dibawa travelling saranku sih di depot ke wadah lain yang lebih kuat.


Isi dan Tekstur:
Isinya cairan mirip air dengan warna agak biru muda. Aku terawang nggak ada semacam kayak 2 jenis cairan gitu. Tapi walaupun gitu aku otomatis selalu kocok dulu sebelum pakai. 😅 Nggak ada aroma-aroma yang menyengat gitu, malah menurutku agak seger.


Isinya lumayan banyak ya 150 ml, dan dengan harga yang terjangkau (sekitar Rp.15.000,- sampai Rp.19.000,-). Tapi buat aku cepet habis segini tuh. Kenapa? Ntar baca penjelasannya di bawah, hehehe.


Mengandung AHA yang menjadikan kulit bersih. Ekstrak jeruk nipis mengurangi kelebihan minyak. Merupakan rangkaian Sariayu White aromatic yang membantu kulit tampak cerah. Mengandung minyak esensial mawar dan neroli (bunga jeruk) yang aromanya memberikan ketenangan. Usapkan pada wajah dengan menggunakan kapas/tissue. Gunakan pagi dan sore/malam hari.


Performance:
Kalau lagi males, aku pakai ini sekalian untuk membersihkan makeup mata dan bibir juga. Tapi sayangnya, dia nggak bisa bersih maksimal gitu. Malah kadang cuma smudge ke bawah mata aja tapi masih nempel banyak eyelinerku, bahkan setelah pakai banyak dan berkapas-kapas. ☹️ Makanya aku boros banget pakai Sariayu ini. Jadi aku sih nggak rekomen  buat bersihin eye dan lip makeup. Tapi saat menyentuh daerah mata dia nggak perih ya. Ini point plus buat aku.

Kalau untuk membersihkan daerah complexion (aku hampir nggak pernah foundation, bb cream, atau cushion. Untuk sehari-hari cuma sunblock sama bedak tabur aja) Alhamdulillah bisa bersih walau cuma satu kapas. Tapi tetep ya, dilanjut sama second cleanser.

Segini dulu review dariku. Kalau ada yang masih kurang atau mau ditanyakan bisa ditulis di kolom komentar bawah ya.. Semoga postnya bermanfaat. See you on the next post, Wassalamu'alaikum...


Tuesday, June 18, 2019

Review: The Ordinary Hyaluronic Acid 2% + B5

Hai hai.. Assalamu'alaikum..

Welcome back to my blog! Pertama kali nih mau ngereview sebuah serum. Aku masih bingung apa aja yang harus diomongin waktu mereview serum, aku bahas sedikit demi sedikit tapi sebisa mungkin detail ya. Kalau misal ada yang belum aku bahas dan mungkin kalian mau tau, tanya aja di kolom komen bawah yes.

Serum yang mau aku bahas kali ini dari brand The Ordinary. The Ordinary ini salah satu anaknya Deciem. The Ordinary sempet hype tahun kemaren karena konsepnya yang memang hanya menggunakan bahan-bahan penting aja, dan nama produknya sesuai dengan bahan aktif yang terkandung itu sendiri, sesuai dengan slogannya "The Abnormal Beauty Company". Jadi hasilnya pun lebih efektif. Dan yang bikin makin terkenal, walaupun pakai bahan yang yahud, harganya terjangkau loh.


Karena hanya menggunakan bahan-bahan penting aja, The Ordinary ini bebas dari paraben, sulfat, mineral oil, bahan pengawet, animal oils, zat pewarna, formaldehida, merkuri, dan oxybenzone. Dan juga tidak di tes pada hewan. It's kinda cool, right?

The Ordinary Hyaluronic Acid 2% + B5


Hyaluronic acid sebenarnya sudah ada di dalam tubuh kita, tapi dengan pertambahan usia biasanya produksi hyaluronic acid juga menurun. Saat produksi hyaluronic acid menurun, kulit akan terlihat kusam, muncul garis halus, dan teraba kering dan kasar, karena memang hyaluronic acid mempunyai manfaat memberi hidrasi pada kulit dan menjaga kelembapan.

Alasan awal beli produk ini pun dikarenakan kulitku tiba-tiba jadi dehidrasi parah. Yap, aku pakai produk ini udah beberapa bulan yang lalu. Setelah baca-baca dan observasi #ceileh aku memutuskan untuk membeli serum ini, karena saat kulit dehidrasi berarti kulit kekurangan air dan butuh kelembapan ekstra.

Lalu di serum ini juga terdapat kandungan vitamin B5 atau panthenol. Vitamin B5 ditambahkan bertujuan untuk meningkatkan hidrasi permukaan kulit. Jadi produk ini benar-benar cocok untuk kulit yang kering dan dehidrasi. Tapi, meskipun ditujukan untuk kulit dehidrasi, apa produk ini cocok untukku?

Kemasan :
Dikemas di botol kaca semi transparan, di badan botolnya hanya terdapat keterangan nama produk yang juga isi dari produk tersebut, terkesan simple tapi menurutku malah terlihat "mahal". Dispensernya berupa pipet berwarna putih yang mudah digunakan, nggak terlalu kenceng dan seret jadi buat ngambil produk pun gampang.


Isi dan Tekstur :
Isinya berupa cairan bening agak kental. Saat diaplikasikan agak lengket yang sebenernya lengketnya bertahan cukup lama di permukaan kulit. Jadi aku jarang banget pake ini di pagi hari.


Performance :
Seperti yang aku bilang di atas, dia teksturnya agak lengket dan agak lama menyerap, jadi jarang aku pakai pagi. Kalau untuk skincare pagi aku lebih suka yang agak matte gitu. Karena kalau dilayer makeup atau skincare lain kadang dia pilling/balls up, jadi kayak mengeluarkan daki-daki, kurang sip buat layering.


Tapi kalau dipakai malam, apalagi pas kulit bener-bener kering, beuh rasanya kayak habis puasa seharian pas buka langsung minum es teh. Seger bener. Agak-agak becek dan lama nyerap isokeh, karena habis itu kan dibawa tidur. Pagi-pagi bangun tidur kulit langsung kenyal-kenyal enyak. 😍

Aku rutin memakai serum ini sampe habis sekitar 3-4 bulanan. Dan perubahan yang paling terasa dia memperbaiki kulit dehidrasiku. Beneran deh, sahabat kulit dehidrasi itu hyaluronic acid. Tapi karena problem di teksturnya yang lengket dan lama nyerap aku jadi nggak repurchase lagi. Makanya ini aku lagi nyari serum hyaluronic acid lain buat pengganti si The Ordinary.

Sekian dulu review dariku. Kalau ada yang masih kurang atau mau ditanyakan bisa ditulis di kolom komentar bawah ya.. Semoga postnya bermanfaat. See you on the next post, Wassalamu'alaikum...




Thursday, June 13, 2019

Pengalaman Facial Silkpeel Dermalinfusion di Elsheskin Clinic

Hai Assalamu'alaikum...

Bulan lalu aku berkesempatan facial di salah satu klinik kecantikan yang hits di Jogja, yaitu Elsheskin. Secara, karena Elsheskin ngehits, aku juga penasaran sama treatment-treatmennya. Kalau untuk produknya aku udah coba Deep Cleansing for Sensitive Skin dan Radiant Skin Serum, dua-duanya hasilnya nggak mengecewakan.

Saat pertama datang aku langsung dilayani dengan ramah sama mbak-mbak customer servicenya Elsheskin. Karena emang baru pertama kali datang, aku diarahin buat konsultasi dulu. Ternyata antri konsulnya agak lama. Tapi sambil nunggu dipanggil aku foto-foto dulu, hahaha.



Setelah dipanggil, aku disuruh nunggu (lagi) bentar di depan ruang konsultasi. Nah, nggak lama kemudian masuklah aku di ruang konsultasi.

Konsultasi sama dr. Dyah

Di dalam aku konsultasi sama dr. Dyah. Di sana aku ditanya-tanya biasa pakai produk apa, kulit kecenderungannya kering atau berminyak, dan masih banyak lainnya. Dr. Dyah ramah loh orangnya (hmm, bisa ditiru keramahannya, wkwkwk) dan enak diajak ngobrol. Setelah konsultasi, wajahku di cek pakai alat skin checknya Elsheskin.


Dan hasilnya.. Jeng jeng jeng.. Kulitku agak kering karena kadar sebumnya ada di bawah normal! Aku shock wkwkwk, soalnya selama ini skincare regimeku buat kulit berminyak dehidrasi. Kata dr. Dyah skincare yang sudah cocok bisa dilanjutkan lagi, karena udah ada produk untuk hidrasinya. Dan harus rajin sunscreen dan reapply karena sudah mulai muncul dark spot di pipiku, huhuhu.

Next, saat pemilihan treatment, aku menyerahkan sepenuhnya ke dr. Dyah apa yang terbaik buat kulitku. Karena kulitku kering dan sel kulit mati menumpuk, tapi komedo nggak terlalu banyak, aku disarankan pakai treatment Silkpeel Dermalinfusion. Apa itu Silkpeel Dermalinfusion?

Silkpeel Dermalinfusion

Jadi Silkpeel Dermalinfusion itu mirip kayak Microdermabrasi tapi nggak sakit dan nggak melukai kulit. Apalagi untuk kulit yang kering kayak kulitku. Selain bisa mengangkat sel kulit mati treatmentnya juga bisa membersihkan komedo juga. Selain itu ada infusi serum yang bikin kulit kita glowing! Ini part yang paling aku suka!

Ekstraksi komedo
Infusi Serum

Saat dilakukan tindakan rasanya nyaman banget dan adem di kulit. Walaupun terasa agak ketarik-tarik tapi nggak sakit sama sekali. Beda sama metode ekstraksi komedo yang pake pencet-pencet itu. Dan hasilnya pun memuaskan. Komedo tetap terangkat maksimal.


See, a little bit gross I know, tapi yang putih itu adalah komedoku. Dan airnya berubah keruh karena sel-sel kulit matiku terangkat semua. Ahhh, rasanya nyenengin!


Proses Silkpeel Dermalinfusion memakan waktu kurang lebih 45 menit. Setelah selesai treatment lalu lanjut di masker. Pas di masker aku ketiduran, hahaha. Maskernya model peel-off. Masker di klinik kecantikan emang rata-rata model peel-off ya. Somehow masker peel-off gini rasanya enak pas dikletek kalau udah kering.

Setelah facial yang aku rasain kulitku langsung glowing seketika. Beneran lebih cerah dan berkilau gitu, hahaha. Dan efeknya ini bertahan lama loh, ada lah sekitar 3-5 harian. Ini aja baru sekali treatment, gimana kalau dirutinin coba? So, menurutku facial ini recommended banget buat kalian yang banyak sel kulit mati menumpuk tapi kulit cenderung kering, karena treatmentnya selain mengangkat sel kulit mati juga bisa melembapkan melalui infusi serumnya.


Buat kalian yang mau treatment, bisa datang langsung ke Elsheskin Clinic di Jl. Nologaten, Sleman, Yogyakarta, atau kalau nggak mau antri juga boleh reservasi dulu untuk booking. Yuk facial, biar kalian bisa ngerasainnya glowingnya juga kayak aku. See you on the next post, Wassalamu'alaikum...




Friday, May 24, 2019

Haul: Wardah Renew You (My Mom's Birthday Gifts)

Hai hai Assalamu'alaikum...

Lumayan lama yah nggak bikin post haul, hehehe. Kayaknya ntar ke depannya mau mulai lagi bikin post haul deh. Semoga nggak mager foto-foto sama ngeditnya, hahaha.

Haul kali ini adalah produk Wardah yang khusus untuk anti aging dari lini Renew You. Yap, seperti yang udah tertulis di judulnya, ini sebagai hadiah ulang tahun mamakuh. Aku ngasih kado skincare set biar mama mulai "mbenerin" skincare routinenya, hahaha. Selama ini mama pakai skincare klinik. Bukan berarti skincare klinik nggak bagus ya, tapi pakai skincare OTC (Over The Counter) gini lebih "kelihatan" ingredients yang dipakai apa aja. So, apa aja yang aku beliin buat mamaku? Ini dia :


1. Wardah Renew You Anti Aging Facial Wash
Yang aku suka dari lini Renew You ini adalah warnanya! Hahaha. Warna ungu adalah warna favoritkuuu. Jadi makin semangat kan belinya, wkwkwk.


Baca di tubenya mengandung "natural AHA" karena memang salah satu manfaatnya mengikis sel-sel kulit mati. Ditilik lebih lanjut AHA yang dimaksud ternyata adalah Lactic Acid, yang berada di urutan ke 6 ingredients.


Tapi produk ini masih mengandung SLES ya (Sodium Laureth Sulfate). Tapi kandungan pelembapnya yaitu Pottasium Cocoyl Glycinate lumayan banyak (ada di urutan ke-4).

Seingatku produk ini hanya tersedia satu ukuran yaitu 100ml. Harganya Rp. 30.000,- (sebelum diskon).

2. Wardah Renew You Anti Aging Day Cream SPF 30, PA+++
Aku beli yang ukuran besar, jar ukuran 30 gram. Lagi-lagi kemasannya cantik dan elegan karena dari bahan semacam kaca. Kotak pembungkusnya pun juga tampak mahal, padahal harganya cukup affordable loh. Love it! 😍


Klaimnya :
Krim yang lembut ini memberikan bahan-bahan tepat untuk menargetkan perbaikan seluler dan meningkatkan kecerahan kulit anda. Kerutan di kulit semakin memudar, kulit tampak terlihat lebih cerah, halus, dan menjadi tampak lebih muda.

Dilihat dari ingredientsnya memang banyak agent-agent yang melembapkan seperti glycerin, glyceryl stearate, dan dimethicone. Di bagian awal ingredients juga terdapat Ethylhexyl Methoxycinnamate yang biasa terkandung dalam sunscreen (day cream ini ada SPF 30 dan PA+++ nya).


Day cream ini harganya Rp. 97.000,- (sebelum diskon).

3. Wardah Renew You Anti Aging Night Cream
Bentuknya mirip banget sama day creamnya, bedanya ada di warna jarnya yang ungu tua dengan tulisan warna putih (kalau warna jar day creamnya ungu muda dengan tulisan ungu tua), jadi hati-hati jangan sampai tertukar waktu mau pakai yah.


Yang menarik dari night creamnya nomer dua di ingredients listnya ada niacinamide. Waow, berarti kandungan niacinamidenya cukup banyak yah. Kita tau niacinamide merupakan salah satu agent pencerah wajah ya. Kalau ingredients lain-lain hampir mirip sih. Cuma, di night cream ini ada kandungan mineral oilnya (Paraffinum Liquidum). Yang sensitif sama mineral oil sebaiknya hati-hati ya, tapi mineral oil udah di urutan ke-12 ingredients kok.


Harga satu jar Renew You night cream sekitar Rp. 100.000,- (sebelum diskon).

***

Yap, itu tadi rangkaian Wardah Renew You yang aku beli sebagai hadiah ulang tahun mamaku. Memang nggak lengkap, tapi aku memikirkan juga mamaku yang nggak suka ribet, jadilah cuma 3 produk ini aja yang aku beli. 😂

Semoga post haul kali ini membantu siapapun yang baru mau nyoba rangkaian anti aging dengan harga affordable yah. See you next time, Wassalam...


Want to keep up with my posts? Click here!
My Instagram: @aldilakun.dr
Feel free to follow ya..


Sunday, May 19, 2019

Review: Nature Republic 90% Aloe Vera Toner

Hai hai.. Assalamu'alaikum..

Setelah sekarang mengetahui step skincare yang bener itu seperti apa, aku jadi amat sangat mencintai toner, hahaha. Toner, walopun kelihatannya sepele, sangat bermanfaat untuk kulit dehidrasiku. Skip aja sekali, dan dehidrasi itupun muncul lagi. Kan sebel.

[Baca juga : 7 Skin Method, Penyelamat Kulit Dehidrasiku.]

Sekarang aku lagi nyoba satu toner keluaran Nature Republic yang seri aloe vera-nya. Kita tau aloe vera soothing gel Nature Republic amat sangat hype dua tahun belakangan, tapi ternyata aku nggak cocok sama formulanya (cerita lengkapnya ada di instagram storyku). Awalnya takut juga mau nyoba tonernya, tapi karena banyak review yang bilang doi bagus, why not give it a chance?

Nature Republic 90% Aloe Vera Toner


Packaging :
Berbentuk botol berwarna hijau muda dengan netto 100ml, botol ini nyaman digenggam dan nggak licin. Botolnya transparan jadi kita bisa lihat isinya. Tutupnya model ulir, which is good karena produk cair gini mengkhawatirkan kalau tutupnya model flip-top, walopun side effectnya jadi agak ribet yah. Dan saat kita buka masih ada segel kertas alumunium to make sure produknya bener-bener masih fresh (mine was riped).



Tekstur :
Teksturnya sangat cair seperti air, warnanya pun bening. Saat dipakai di wajah cepat meresap karena memang formulanya ringan banget. Tapi aromanya, waow, alkoholnya too strong. Dan sayangnya kalau kena di dekat area mata rasanya agak pedes-pedes gitu. Setelah aku cek, ternyata kandungan alkoholnya agak tinggi karena tertulis di awal-awal ingredients. Hmm, mirip kayak soothing gel-nya yah. Hmm, ngalamat nggak cocok juga nih di aku.


What it claims :
Walaupun mostly tulisannya pakai huruf Hangeul, tapi ada yang pakai bahasa Inggris juga kok.


SOOTHING & MOISTURE ALOE VERA 90% TONER
Containing organic aloe vera leaves, Soothing & Moisture Aloe Vera 90 Toner tones, moisturizes and hydrates skin. CAUTIONS: For external use only. Avoid contact with eyes. Discontinue use if signs of irritation or rashes appear. Keep out of reach of children. Replace the cap after use.


Jadi emang udah di wanti-wanti sama pihak Nature Republic-nya yah, kalau menimbulkan iritasi langsung di stop aja.

How to use :
Digunakan langsung setelah mencuci wajah. Untuk hasil maksimal, langsung tepuk-tepuk ringan menggunakan tangan.

My experience :
Aku hanya bertahan pakai toner ini dua minggu aja. Aku nggak tahan sama sensasi pedes-pedes perih di area matanya itu lho. Walopun untuk efek calming dan soothing seperti claimnya beneran dapet. Dan selama memakai produk ini tidak timbul breakout, jerawat, atau iritasi di kulit wajahku, jadi produk ini sebenarnya bagus. Tapi bagiku karena aku penganut 7 Skin Method, rasanya toner ini masih kurang melembapkan, mau aku layer berapa kali pun. Ahh, affordable product tapi sayangnya aku nggak cocok. ☹️

Kalian sudah pernah nyoba toner sejuta umat ini juga belum? Buat yang lagi nyari hydrating toner, sepertinya ini akan cocok karena memang salah satu toner yang bisa menghidrasi adalah yang mengandung aloe vera (lidah buaya). Tapi kalau kalian sensitif sama alkohol sebaiknya hati-hati yah. Semoga post kali ini membantu untuk kalian yang lagi mencari review toner Nature Republic aloe vera ini. See you next time, Wassalam...


Want to keep up with my posts? Click here!
My Instagram: @aldilakun.dr
Feel free to follow ya..


Thursday, May 16, 2019

7 Skin Method, Penyelamat Kulit Dehidrasiku.

Assalamu'alaikum beauties...

Have you ever heard about 7 Skin Method? Apakah itu 7 skin method?

Awalnya emang terdengar aneh, tapi beberapa bulan yang lalu saat aku baru menyadari kalau kulitku dehidrasi parahhh, skincare routine 7 Skin Method inilah penyelamatku. Kulitku basicnya kombinasi, jadi gimana caraku mengenali kalau kulitku dehidrasi? Awalnya aku kira kulitku berubah jadi tipe berminyak loh, karena semakin siang tampak makin berminyak.

Tapi kalau kulit berminyak rasanya nggak akan ketarik walaupun sedang memproduksi sebum berlebih seperti yang aku alami, di beberapa bagian bahkan sampai mengelupas. Selain itu juga wajahku jadi gampang kusam, saat bermakeup rasanya kayak nggak nempel, dan mudah berjerawat juga.

Waktu itu aku belum terlalu istiqomah pakai skincare rutin, dan hampir selalu terpapar AC, juga amat sangat over exfoliated (waktu itu hampir tiap hari aku memakai scrub wajah karena merasa sangat kusam padahal kusamnya ya karena dehidrasi itu. Please jangan ditiru), jadilah kulitku amat sangat dehidrasi. 😭

Tapi, 7 skin itu apa sih? 7 lapis kulit kah maksudnya? No no no, skin itu kalau di Korea sana maksudnya toner. Jadi 7 Skin Method adalah trik pemakaian toner 7 kali atau 7 lapis. Tapi toner yang dipakai hydrating toner ya, bukan exfoliating toner. Awalnya bingung yah, yakin bisa pakai toner 7 layer? Apa nggak greasy banget tuh? Mau berapa lama tuh proses skincarenya? Udah 10 step ditambah 7 skin, bisa-bisa belum juga sempet merem, ayam jagonya udah berkokok tuh. Tapi nggak loh setelah dipraktekkan sendiri. Dan ternyata aku suuuka banget sama 7 Skin Method ini.


Kalau boleh lebay, 7 Skin Method menyelamatkan kulitku. Karena kulit dehidrasi itu berarti kulit kekurangan cairan, bukan minyak. Dengan memperbanyak penggunaan toner atau skin atau lotion (sebutan toner di Jepang sana), berarti menghidrasi kulit agar kandungan cairan dalam kulit terpenuhi lagi. Dengan pemakain rutin dan teratur, kandungan air dalam kulit bisa seimbang lagi.

Karena dulu memang belum mudeng tentang skincare, aku cuma menerapkan 7 Skin Method ini aja sehari-hari. Tepat 7 layer saat skincare malem, dan 3-4 layer aja saat skincare pagi dilanjut pelembap berSPF. Nggak terasa greasy dan lengket sama sekali karena emang kondisi kulitku waktu itu dehidrasi alias sangat kehausan, jadi dikasih hydrating toner banyak-banyak kulitku malah "berterima kasih" sama aku. Hasilnya? Serius, dua minggu kemudian kulitku membaik! Lembap tapi bukan over oily, nggak kusam lagi, jerawat membaik dan lebih kalem. Sekarang kalo jerawatan cuma pas mendekati period aja. Perubahannya nyata banget. Aku sangat terbantu dengan 7 Skin Method ini.


Produk yang aku pakai saat itu adalah Hadalabo Shirojyun Lotion yang warna biru untuk Whitening, sekarang andalanku nambah lagi nih untuk menghidrasi kulitku yaitu Hadalabo Gokujyun Lotion dan Nature Republic Aloe Vera 90% Toner. Ketiganya adalah hydrating toner yang bagus untuk mengembalikan hidrasi kulit. Favoritku sih si Hadalabo yang biru.


Lately, aku baru tau kalau 7 Skin Method itu nggak mesti harus pakai toner aja. Ternyata pakai essence, atau first essence, atau produk-produk menghidrasi lainnya yang bentuknya cair juga bisa dipakai untuk 7 Skin Method. Tapi kalau mau tetap pakai hydrating toner juga bisa. Tonernya lebih dari satu jenis pun issookeeyy. Maka dari itu selain pake hydrating toner, aku juga sering ngelayer pake Etude House Wonder Pore Freshner (walaupun masih diperdebatkan sebenernya Wonder Pore-nya Etude ini hydrating apa exfoliating toner) dan First Treatment Essence (FTE), bahkan FTE bisa aku layer sampe 2 atau 3 kali kalau aku masih merasa kurang lembap. FTE yg lagi aku pakai dari Missha Time Revolution FTE dan From Nature Age Intense Treatment Essence. FTE ini pemakaiannya sebelum memakai toner ya.



Sekarang gimana kondisi kulitku setelah menerapkan 7 Skin Method ini di skincare routineku? Alhamdulillah no more problemos nomos. Jadi selain "menyembuhkan" dehidrasiku, 7 Skin Method ini juga bikin kulitku lebih kalem, nggak gampang senewen kalau kena sesuatu atau ganti produk atau apapun.

Maka dari itu, kalau semisal kalian mempunyai keluhan-keluhan kulit wajah yang membandel dan nggak mau membaik dengan perawatan bermacam-macam, coba cek lagi jangan-jangan kulitmu dehidrasi. Karena signs atau gejala kulit dehidrasi di tiap-tiap orang beda-beda (kadang "terlihat" seperti oily skin tapi nggak jarang juga seperti dry skin). Karena kalau memang dehidrasi penanganan awalnya yaitu pemakaian toner 7 layer alias 7 Skin Method. 😊

Sekian dulu post kali ini, semoga bermanfaat bagi kalian semua. See you on the next post, Wassalam...


Want to keep up with my posts? Click here!
My Instagram: @aldilakun.dr
Feel free to follow ya..


Wednesday, May 8, 2019

Event Report: Beauty Talkshow by Elsheskin Aesthetic Clinic

Hai Assalamu'alaikum..

Udah lama nggak ikut event, eh Alhamdulillah hari Jum'at kemaren aku diundang Elsheskin buat ikut Beauty Talkshow bareng ciwi-ciwi Jogjabloggirls. Happy parah, karena Elsheskin termasuk salah satu klinik kecantikan yang produk-produknya udah lama aku incer pengen nyobain, hehehe. Banyak banget beauty enthusiast yang suka dan cinta juga sama produknya Elsheskin karena emang sebagus itu.


Beauty Talkshow kemaren bertempat di atrium Hartono mall Jogja dengan pembicara dr. Listya Paramita, Sp.KK, seorang dokter spesialis penyakit kulit dan kelamin yang juga seorang Board Certified Dermatovenerologist. Dokter Mita ini followersnya di Instagram udah seratus ribu gaes,  dokter Mita dicintai followersnya karena sering share hal-hal penting di instagram dan instastoriesnya. Dok, aku padamuuu. 😍


Acaranya dimulai jam 7 malam, tapi sejam sebelumnya kita udah bisa skin check dan foto-foto di boothnya Elsheskin. Eh iya, jadi kemaren itu selain Beauty Talkshow, Elsheskin juga mengadakan campaign #WeLoveThePlanet Love Your Skin Love Your Planet dengan cara membawa 3 sampah kering dan bersih, foto di photo boothnya Elsheskin lalu posting di instagram dan tag @elsheskinclinic, ditunjukkan ke kasir lalu nanti bisa ditukarkan dengan free products, nail polishes, atau voucher discount. Event ini masih berlangsung sampai tanggal 12 Mei besok loh. Ya ampun seru banget nggak sih? Jadi selain membantu menyelamatkan bumi kita juga bisa sekalian merawat dan mempercantik diri. Ahhh Elsheskin, luv luvvv. ❤️


Sebelum dimulai talkshownya, ada fun games yang mana kita bisa menangin hadiah dari Elsheskin. Aku yang pemalu ini cukup jadi penontonnya aja hahaha. Ciwi-ciwi Jogjabloggirls bener-bener bikin ngakak terpingkal-pingkal pas ngikutin fun gamesnya! 😂


Nah, akhirnya saat yang ditunggu-tunggu datang juga. Pas ngelihat dokter Mita, astaga ni dokter cantek amat yha! Kulitnya mulus, bersih, pantes banget lah jadi dokter kulit hahaha. Pantes juga banyak yang ngefans. Aku fans barumu dok! Wkwkwk.

Aku nyimak dengan serius semua perkataan dokter Mita. Gaya bahasanya kekinian banget jadi enak diikutinnya. Dokter Mita menjelaskan tentang tren perawatan saat ini yaitu "Transformasi Wajah". Kalo mikir transformasi pasti bayangan kita langsung oplas atau hal-hal mengerikan lainnya gitu yah, padahal nggak semuanya gitu loh. Semua treatmentnya nggak sakit beb karena ada anestesinya, jadi kalian nggak perlu khawatir. 😁

Lalu ada juga treatment yang sekarang ini jadi andalan di Elsheskin, yaitu Silkpeel Treatment, Pro Yellow Laser, dan Venus Viva Treatment. Aku jelasin satu-persatu ya.

Silkpeel Treatment adalah treatment yang berfungsi membantu mengembalikan hidrasi kulit dan memperbaiki lapisan kulit, istilah kerennya skin barrier (penonton yucub pasti familiar sama istilah skin barrier). Selain itu Silkpeel Treatment juga bisa membantu membersihkan komedo. Ssst, ternyata Elsheskin ini merupakan pelopor Silkpeel Treatment di Jogja loh! Kerennnn. 😍

Lalu treatment Pro Yellow Laser yang aku yakin pasti juga bakal banyak peminatnya, karena salah satu fungsinya bisa membantu memudarkan telangiektasis atau pelebaran pembuluh darah (atau istilah kerennya spider vein). Tau kan ya efek pemakaian krim steroid jangka panjang itu bisa bikin pembuluh darah melebar. Selain itu telangiektasis bukan karena pemakaian krim steroid juga bisa dibantu dipudarkan pakai treatment Pro Yellow Laser ini. Selain itu bisa untuk skin rejuvenation dan memudarkan urat-urat yang kemerahan (laser ini targetnya ada 2 warna, yaitu coklat dan merah).

Lalu yang terakhir ada Venus Viva Treatment yang bagus banget buat ngilangin bopeng. Ini kayaknya juga bakalan jadi andalan kalian yang kulitnya acne prone dan struggle dengan bekas jerawat, karena bisa memicu regenerasi kulit dan membantu meratakan tekstur kulit.

Perawatan kayak gitu ngeri-ngeri sedep nggak sih? Tenaaang, alat-alat di Elsheskin semua sudah terstandarisasi Quadro Star Pro jadi amannnn sentosaaa. Tapi inget ya, setelah treatment sebaiknya seminggu setelahnya jangan melakukan peeling, Radio Frequency (RF), atau facial-facial lainnya dulu supaya treatmentnya bekerja di wajah kalian. Dan treatment ini bisa mulai digunakan untuk kalian yang berusia 18 tahun, asal sesuai indikasinya. 😊


Prosedur perawatan di Elsheskin semuanya melalui skin check dulu untuk mengetahui kondisi kulit kita dan menentukan treatment yang tepat bagi kulit kita. Gaes, walaupun kita melakukan treatment macem-macem, tetep ingat kulit itu benda hidup, organ di tubuh kita ya. Jadi kebutuhan nutrisi juga penting untuk menjaga kesehatan kulit dari dalam.

Banyak banget info yang aku dapat dari acara kemarin. Selesai acara kami dari Jogjabloggirls dapet goodie bag dari Elsheskin yang isinya ada Deep Cleansing for Sensitive Skin, Radiant Skin Serum (serumnya disesuaikan sama kondisi kulit kami masing-masing loh), dan 5 nail polish yang warnanya seger-seger semua. Luvvvvssss! 😍 Thank you Elsheskin..


Oke segini dulu event reportku saat mengikuti Beauty Talkshow beberapa hari yang lalu. Yang di Jogja kalau mau perawatan di Elsheskin bisa langsung dateng aja ke Elsheskin Clinic di jalan Nologaten, Sleman, Yogyakarta 55281. Yang di luar Jogja kalau mau nyoba produk Elsheskin bisa visit websitenya di www.elsheskin.com. 😊 See you on the next post! Wassalam..


Want to keep up with my posts? Click here!
My Instagram: @aldilakun_dr
Feel free to follow ya..



Monday, April 15, 2019

Review: Freeman Brightening Green Tea + Orange Blossom Peel-off Gel Mask

Hellow Assalamu'alaikum.. I'm back with a mask review!

Setelah sekian purnama nggak mereview masker, kali ini aku mau share tentang masker yang sempet aku pakai beberapa bulan yang lalu. Doi adalah :

Freeman Brightening Green Tea + Orange Blossom Peel-off Gel Mask


Yap. Sekitar tahun 2017-2018 masker Freeman ini sangat booming sekali. Hampir semua olshop jual berbagai varian masker Freeman. Apalagi setelah beauty vlogger Suhay Salim mereview hampir seluruh varian masker ini, wuih semua varian masker Freeman di semua olshop langsung sold out.

Aku pun tergoda buat nyoba, tapi waktu itu masih ngabisin sisa stok masker jadi belum kesampaian beli. Setelah semua masker habis, bingunglah aku karena varian masker Freeman banyak banget, aku jadi nggak tau mau beli yang mana hahaha. Tapi akhirnya aku putuskan beli yang Green Tea + Orange Blossom Peel-off Gel ini karena aku ingin efek brighteningnya dan juga ingin yang nggak perlu basah-basahan dibilas pake air.


Hampir semua kemasan masker Freeman berbentuk tube besaaar berukuran 175 ml. Sebenernya kurang sreg sih sama masker gede begini, karena kan masker itu jarang pakainya (sekitar 2-3 kali seminggu) jadi kalau sizenya gede begini lama habisnya. Takutnya keburu expired huhuhu.

For normal to combo skin

Yang varian Green Tea + Orange Blossom Peel-off Gel ini tubenya berwarna hijau tua glossy bergambar daun teh hijau dan air yang keliatan seger. Tutupnya bentuk flip top "agak mengkhawatirkan" tapi ternyata kenceng hehehe.


Saat dikeluarkan isinya warnanya ternyata bening. Bening kehijauan lebih tepatnya. Tapi setelah dioleskan merata seluruh wajah hijaunya nggak keliatan dan cuma bening aja. Untuk aroma nggak terlalu menyengat tapi problem peel-off mask dia agak sedikit perih saat dioleskan mendekati mata.


Aku pakai tipis-tipis aja biar nggak terlalu lama keringnya. To be honest, masker ini membutuhkan waktu yang lumayan lama agar kering sempurna. Di aku sekitar setengah jam an. Saat pengelupasan nggak terasa sakit sama sekali dan nggak bikin wajah merah-merah, dan setelahnya wajah terasa dingin enak. Aku udah pakai beberapa bulan dan rutin seminggu 2 kali. Tapi aku nggak melihat ada perbedaan efek mencerahkannya.

Waktu pertama dioleskan

Udah kering. Keringnya bukan kering ketarik. Aku masih bisa senyum lebar :D

Dikleteknya nggak sakit

So, itu tadi reviewku tentang masker Freeman yang varian Green Tea + Orange Blossom Peel-off Gel ini. Apa aku berencana beli masker Freeman yang lainnya? Oh jelas. Walaupun kurang puas sama hasil masker yang varian Green Tea + Orange Blossom Peel-off Gel ini tapi aku kepengen nyoba yang Golden Grain atau Charcoal.

Sekian reviewku tentang masker Freeman Brightening Green Tea + Orange Blossom Peel-off Gel Mask, semoga membantu siapapun yang mencari review masker ini ya.. Kalau kalian ada pengalaman memakai masker Freeman juga bisa di share di kolom komentar. See you on the next post! Wassalam..


Want to keep up with my posts? Click here!
My Instagram: @aldilakun_dr
Feel free to follow ya..