Saturday, March 17, 2018

DIY: Coffee Face Scrub

Hallooo beauties Assalamu'alaikum..

Balik lagi ber-rempong ria, yuk mari kita bikin DIY skincare dari bahan-bahan yang ada di dapur kita. Kali ini mau bikin scrub wajah alami dari bahan yang udah familiar, yaitu kopi. Dulu aku juga pernah bikin DIY face mask+scrub tapi yang ini beda bahannya dannn lebih simple tentunyaaa wkwkwk.


Bahan yang diperlukan cuma dua aja, yaitu kopi dan olive oil atau minyak zaitun. Kopi kita tau berfungsi sebagai exfoliator alami. Kandungan antioksidan yang terdapat dalam kopi dapat menangkal radikal bebas dan meremajakan kulit. Kopi juga mengandung asam kafeat yang bermanfaat sebagai anti inflamasi.


Terus kenapa dicampur pakai olive oil? Olive oil atau minyak zaitun bisa digunakan sebagai peluruh kotoran dan menghapus sisa-sisa makeup di wajah. Selain itu minyak zaitun juga bisa dipakai untuk melembutkan kulit yang kering. Zat antioksidan dan antiinflamasi yang ada dalam minyak zaitun dapat membuat kulit menjadi lebih halus.


Nah, kalau gitu, gimana cara membuat scrub wajah dari dua bahan ini? Gampang kok! Caranya :

1. Siapkan dua bahan tersebut


2. Campurkan dua bahan tersebut hingga menjadi pasta (rasio bahan menyesuaikan aja)


3. Oleskan pada wajah sambil digosok-gosok dan dipijat ringan.

aku tak punya foto lainnya yang pas pakai scrubnya jadilah tetap pakai foto aib ini -_-

Mudah kannn? Saat digosok-gosok emang terasa agak sakit, tapi rasanya mantep banget karena habis itu wajah teraba superrr lembuuuttt!

Semoga post kali ini bermanfaat bagi kalian yang mau menghemat tapi tetap ingin tampil cantik dengan kulit wajah yang sehat. See you on the next post, Wassalamu'alaikum, bye!


Want to keep up with my posts? Click here!
My Instagram : @aldilakun
Feel free to follow ya...


Sources :
https://www.webkesehatan.com/cara-membuat-scrub-eksfoliasi-bahan-alami/
http://www.alodokter.com/manfaat-minyak-zaitun-untuk-wajah-dan-kulit-tubuh

Monday, March 5, 2018

Get Un-Ready With Me!


Haloo haloo beauties Assalamu'alaikum..

Setelah beberapa bulan yang lalu aku posting tentang update skincare routine tahun 2017, kali ini aku mau cerita gimana caraku pampering my face setelah bermakeup atau istilah kerennya "Get Un-ready With Me". Karena kulit yang tertutup makeup jelas butuh perawatan setelahnya ya, jadi beginilah caraku merawat kulitku.


Ini adalah wajahku yang masih dengan makeup full pakai CC foundation, loose powder, blablabla pokoknya flawless paripurnak! #tsakep

Bagaimana caraku dapet makeup look ini bisa dibaca di post yang ini yah..


...dan setelah di hapus beginilah wajah upik abu yang sesungguhnya. Tutupin biar gak ketauan kalau aslinya aku punya uneven skin tone, pale face, alis tipis, mata panda, blablabla. Hiks hiks hiks..

Nggak perlu berlama-lama sedihnya karena habis itu aku langsung scrub wajahku pakai DIY face scrub andalangue yaitu campuran kopi dan minyak zaitun. Post tentang DIY ini bisa dibaca di sini yah..


Ekspresiku njelehi banget ya? Hahahaha..

Setelah di scrub, cuci wajah pakai air hangat lalu oleskan maskerrr. Di sini aku pakai dua masker sekaligus (multi-masking) karena emang kondisi kulitku jenisnya kombinasi. Aku pakai Wardah lightening face mask sama Himalaya Herbals purifying neem mask. Himalaya Herbals aku aplikasikan di daerah wajah yang berminyak dan rentan berjerawat, Wardah di bagian lainnya.


[Baca juga: Review: Himalaya Herbals Purifying Neem Mask]


After that bilas-bilas cuci wajah pakai facial foam, terus dilanjut cuci wajah pakai oatmeal. Ini part paporit banget karena aku sukaaaa cuci wajah pakai oatmeal! Wajahku langsung lembut seketika. Dan emang aku udah rutin dua mingguan ini cuci wajah pakai oatmeal anddd it really works to make my skin more supple.

aku salah beli.. harusnya beli yang instant oatmeal bukan quick cook oatmeal huhuhu..


The last but not least adalah pakai hidrating toner dan moisturizer. Hidrating tonernya pakai Hadalabo Gokujyun lotion andalan sejak jaman baheula dan moisturizer yang baru-baru ini aku coba yaitu Himalaya Herbals nourishing skin cream. Ini untuk menjaga kelembapan alami kulit dan juga menutrisi kulit. Review Himalaya Herbals-nya coming soon yah..



Jadi, begitulah caraku pampering my skin after bermakeup. If you notice aku emang suka bikin DIY skincare dari bahan-bahan alami yang tersedia di dapur. Bahkan pas aku cuci muka pakai oatmeal aku kepikiran mau bikin DIY oatmeal mask sheet hahahaha *entah jiwa eksperimen apa jiwa ngirit*. Dan coming soon Insya Allah bakal ada beberapa post tentang DIY . Tunggu ajah! :D

Yak sekian postingan kali ini.. Semoga bermanfaat buat kalian semua yang lagi cari cara pampering kulit wajahnya biar makin sehat. Wassalamu'alaikum, bye!



Want to keep up with my posts? Click here!
My Instagram : @aldilakun
Feel free to follow ya...


Friday, February 23, 2018

One Brand Makeup: Viva Cosmetics

Hai hai beauties Assalamu'alaikum..

So, ini adalah tagline baru di blog Beautiful Channel. Namanya "One Brand Makeup". Bukan tutorial tapi ya, lebih ke looknya langsung. Karena aku nggak jago-jago banget dandan dan aku bukan beauty guru jadi nggak mau bikin tutorial #nggakmausokmenggurui hahaha. Semoga nanti ke depannya bisa istiqomah dompetnya buat bikin One Brand Makeup lainnya yaaa hehehe *syukur-syukur ada yang mau endorse* hahahaha.

Nggak dipungkiri yah brand lokal sekarang ini majunya pesat banget. Sebut aja deh brand lokal yang memproduksi makeup dengan kualitas jempolan, beuh udah tak terhitung banyaknya. Kita sebagai warga negara Indonesia udah seharusnya bangga ya dengan kemajuan produk makeup dalam negeri yang kualitasnya bisa disandingkan dengan makeup brand luar.

Maka dari itu kali ini aku mau bikin makeup look dengan ALL produk lokal yaitu dari brand Viva Cosmetics. Viva Cosmetics adalah brand sejak jaman bahaeula yang makin kesini makin meningkatkan kualitasnya, nggak mau kalah sama produk lokal lainnya yang terbilang masih seumur jagung. Tanpa berbasa-basi lagi yuk kita lihat produk apa aja yang mau aku pakai.


Products:
1. Viva Cosmetics Perfect Look CC Foundation (around Rp. 35.000,-)
2. Viva Cosmetics Perfection Natural Bright Loose Powder shade Ivory (around Rp. 32.000,-)
3. Viva Cosmetics Eyebrow Pencil shade Black (around Rp. 25.000,-)
4. Viva Cosmetics Perfect Shape Eyeliner (around Rp. 35.000,-)
5. Viva Cosmetics Blush On no. 02 (around Rp. 30.000,-)
6. Viva Cosmetics Perfect Matte Lipstick Color shade 703 Coral (around Rp. 25.000,-)

Harga-harganya terjangkau banget kan?? Tapi jangan underestimate dulu karena beberapa produk ini worth to buy banget walaupun harganya ramah di kantong.
"Makeup ini aku gunakan in real life karena setelah bermakeup aku ada acara pergi jadi sekalian langsung cuss, nggak cuma untuk kepentingan posting aja."


Tadinya cuma mau beli pelembap yang kecil-kecil punya Viva aja, karena emang udah beberapa tahun terakhir aku nggak pakai foundation/BB cream/CC cream/DD cream/BB cushion dsb untuk harian, dan hasilnya emang kerasa banget, kulitku makin sehat. Tapi godaan mbak SPGnya luar biasa, jadilah beli produk ini. Dan produk ini nggak ada shadenya yah. Kata mbak SPGnya ntar menyatu sama warna kulit. Mau minta review produk ini? Komen di bawah ya..


Kata temen-temen sesama beauty enthusiast, loose powder Viva ini jempolan. Makanya aku penasaran dan pengen nyoba. Dan ternyata emang beneran enak euy. Partikelnya halus banget, dan walaupun nggak ada tester, shadenya masuk di kulitku. Bedak ini disertai dengan spons handuk yang tebal dan lembut banget, sukaaaaa. Viva ngejual spons satuannya gak ya? Hahahaha.


Nggak perlu ngomong apa-apa lagi dah tentang eyebrow pencil punya Viva ini. Udah jadi HOLY GRAIL sejak jaman dulu banget awal-awal kenal makeup. Sekarang pun masih sering suka nyetok kalau lagi ribet pakai eyebrow cream. Shadenya nyoba pakai yang hitam, memang tricky banget cara pakainya, jangan terlalu ditekan, biar nggak terlalu tebel, apalagi ini warnanya hitam.

[Baca juga Review: LT Pro Dual Lasting Brow Cream]


Eyeliner yang dulu sempet jadi andalan. Kenapa "sempet"? Karena sekarang udah punya andalan baru, dan juga entah kenapa aplikator eyeliner Viva yang sekarang keras, gak empuk, kurang nyaman di pakai. :( Juga sekarang ini eyelinernya Viva nggak se-matte dulu, agak glossy. Banyak lah yang bikin berpaling dari eyeliner Viva. :(

[Baca juga: Review: QL Eyeliner]


In fact, blush on ini too glittery. Beneran buanyak buanget glitternya! Tapi warnanya cantik jadi yah tetep suka hehehe. Too bad staying powernya kurang bagus. Awal aja doang cetarnya tapi 2 jam kemudian hilang tak bersisa :(


Ini nih yang bikin aku penasaran sejak pertama launching. Banyak banget beauty vlogger yang menilai produk ini bagus banget. Pikirku, "ah mosok? Viva loh iki." *underestimate banget yah hahaha* Tapi beneran loh juara lipsticknya! Meskipun shade yang 703 Coral ini aku salah beli karena too gonjreng, tapi kalau pas pede pakainya ya cocok-cocok aja kok. Review soon yah.

Setelah semua makeup dicampurkan jadi satu ke wajah..... beginilah hasilnya :


Aku suka banget sama hasil makeupnya. Natural dan not too much. Lipstiknya juga ternyata cantik di skin toneku. Paling suka sama CC foundation dan loose powdernya. Dan makeup ini aku pakai dari jam 10 pagi sampe jam 4 sore, nggak ada creasing, oil control lumayan, dan nggak oxydize juga. Padahal biasanya aku nggak bisa bersahabat sama loose powder karena bikin kulit mengelupas (padahal kulitku tipe kombinasi) jadi serasa menemukan soulmate loose powder. Luv luv banget deh! Tapi emang untuk CC foundationnya nggak akan aku pakai harian yaaa, cuma buat acara penting aja.



So, jangan underestimate sama produk lokal dulu yah beauties. Banyak banget kok produk-produk lokal yang kualiasnya jempolan. Yang penting kita pinter-pinter nyari yang sesuai sama jenis kulit kita. Semoga post kali ini bermanfaat yah. Betewe, pada suka One Brand Makeup kayak gini nggak? Tulis komen kalian di bawah ya... See ya next time, thatha!


Want to keep up with my posts? Click here!
My Instagram : @aldilakun
Feel free to follow ya...


Friday, February 9, 2018

Review: Wardah Blush On A dan C

Haiii Assalamu'alaikum..

Kali ini aku mau mengulas satu item yang kalau kita pakai bakal bikin keseluruhan look kita jadi makin segar. Apa itu?? Yap dia adalah blush on. Specifically, Wardah Blush On. Ada dua warna yang mau aku ulas. Warna apa aja? Yuk mari mari baca bareng-bareng.

Wardah Blush On A dan C
Netto: 4 gram
Harga: around Rp.30.000,-
Instagram: @wardahbeauty
Website: www.wardahbeauty.com

Kemasan:
Wardah blush on ini dikemas dengan wadah berwarna silver dan ada bagian yang transparan untuk memudahkan kita melihat warna blush onnya. Oh iya bagi yang tau, kemasan blush on wardah ini mirip sama eye shadownya. Tapi setelah aku pikir-pikir semua kemasan Wardah hampir mirip misalnya concealernya juga iya hehehe.

[Baca juga: Satu Produk Beragam Fungsi: Wardah Eye Shadow]

Saat dibuka akan terlihat cermin kecil yang bagiku nggak terlalu ada fungsinya. Kenapa aku bilang nggak ada fungsinya? Karena aku jarang touch-up jadi aku nggak pernah bawa benda ini kemana-mana. Sedangkan kalau di rumah aku punya kaca gede buat dandan sehari-hari hehehe. Meskipun begitu kalau blush on ini mau dibawa-bawa untuk travelling juga cocok karena dia nggak makan tepat.


Lalu blush on ini juga disertai kuas kecil yang *lagi-lagi* bagiku nggak ada gunanya. Karena aku selalu pakai kuas punyaku sendiri untuk pengaplikasiannya. (Maapkeun brushnya udah hilang entah kemana jadi nggak kefoto hehehe)

di belakang kemasan terdapat tulisan tentang shade blush on, kode produksi, ingredientsexpired date, dan lain sebagainya

Swatch:
Saat dicolek, terasa kalau blush on ini sedikit powdery. Dan akan makin menyerbuk saat diusap menggunakan kuas. Dan menurutku warnanya lumayan keluar saat diaplikasikan di pipi. Meskipun begitu dia buildable, kamu bisa pakai blush on ini tebel-tebel macem mau ngelenong ataupun tipis-tipis tersipu malu gitu wkwkwk.

Swatch Wardah Blush On C

Swatch Wardah Blush On A

Blush On C
Warnanya campuran pink dan peach, kalau digabungin jadi pink natural yang cantik banget. Ada shimmer halus yang saat terkena cahaya nggak terlihat lebay malah bikin kulit kita tampak berkilau sehat.


Blush On A
Campuran warna coklat dan pink yang jika digabungkan akan menghasilkan warna peach yang warm. Aku suka memadukan blush on ini dengan lipstik-lipstik warna oranye atau coklat beige gitu. Jadi natural banget lookku.


My Opinion :
Blush on Wardah ini memang kelihatannya nggak "nampol" warnanya waktu di swatch di tangan, tapi percayalah begitu di pakai di pipi dia warnanya lumayan keluar dan buildable *eh jangan ding percaya tu hanya sama Allah, wkwkwk*. Tapi itulah hasil pengalamanku pakai blush on ini. Mana warnanya natural pula jadi makin cinta sama blush on ini.

Tapi untuk ketahanan memang dia nggak juara-juara amat. 3-4 jam udah hilang hanya sisa dikit banget. Apalagi kalau kena wudhu, udah deh bubar jalan. Tapi emang makeup sehari-hariku tanpa foundation atau BB cream ya, jadi emang nggak ada base makeupnya makanya ketahanannya so-so. Meskipun gitu untuk pemakaian sehari-hari udah cukup kalau menurutku.

Jadi kesimpulannya :
(+) Warnanya natural
(+) Warnanya buildable
(+) Wadahnya handy dan tidak memakan tempat
(+) Ada cermin jadi bisa untuk touch-up
(+) Affordable harganya
(-) Pannya kecil
(-) Cerminnya kecil
(-) Kuasnya kecil
(-) Kurang awet warnanya

Itu tadi reviewku tentang blush on Wardah ini. Tertarik juga buat nyoba? Atau malah udah nyoba? Emang sih produk ini bukan barang baru, tapi dia worthed untuk dipunya. See ya next time, thatha!

Want to keep up with my posts? Click here!
My Instagram : @aldilakun
Feel free to follow ya...

Review: Himalaya Herbals Purifying Neem Mask

Halooo Assalamu'alaikum..

Lama tak bersua.. Lama juga blog ini nggak membahas tentang masker hihihi. Kali ini aku mau mereview satu masker yang lagi sering aku pakai (dan sekarang jadi andalanku!). Produk ini adalah Himalaya Herbals Purifying Neem Mask. Penasaran seperti apa reviewku tentang produk ini? Let's keep on reading yah!

Himalaya Herbals Purifying Neem Mask
Netto: 50 ml
Harga: around Rp. 25.000,-
Instagram: @himalayaherbalsindo
Website: http://www.himalayaherbals.com/

Aku sejak dulu selalu tertarik sama produk Himalaya Herbals karena kandungan bahan-bahan alaminya. Produk dari Himalaya Herbals yang pernah aku coba contohnya Gentle Exfoliating Daily Face Wash dan Oil Control Lemon Face Wash. Dan selama nyoba produk Himalaya Herbals ini kulitku selalu cocok dan nggak breakout. Aku jadi mikir pengen beli Oil Control Lemon Face Washnya lagi karena memang oil controlnya juara!

Adakah yang tau neem itu apa? Nama Indonesia dari neem adalah daun intaran. Daun intaran berbentuk gerigi dan merupakan pohon berkayu, jadi dia memiliki kambium. Nah, khasiat dari daun neem sangat banyak, sehingga dijuluki “Panacea” alias penyembuh segala penyakit. Wah luar biasa ya! Di India, daun neem sudah banyak digunakan oleh masyarakat dan sudah ada obat paten yang berasal dari daun neem. Bahkan, penduduk India sering memakan neem sebagai sayuran dan pelengkap makan. Kayak kalau kita makan lalapan kali ya? Hahaha. Neem telah lama digunakan dalam pengobatan Ayurveda dan produk neem telah terbukti bersifat anti bakterial, anti diuretik, anti fungal, anti viral, dan sedatif. Whuaaa, satu tumbuhan beragam manfaat!


Nah balik lagi ke review. Seperti kemasan masker pada umumnya, Himalaya Herbals Purifying Neem Mask ini dikemas dalam bentuk tube yang simple berwarna putih dengan tutup flip-top berwarna hijau. Walaupun flip-top tapi nggak gampang kebuka kok. Aman! Himalaya Herbals Neem Mask ini tersedia dalam dua ukuran yaitu 50 ml dan 100ml.


Di body kemasannya terdapat ingredients dan cara pemakaian. Bisa dilihat produk ini made in India. Pantes aja ya dia pakai bahan utama neem, tanaman holy grail di India, hehehe.


Saat dibuka tutupnya dan dikeluarkan isinya akan terlihat krim dari masker ini yang berwarna hijau lumut. Konsistensinya tidak terlalu encer tapi juga tidak terlalu pekat. Jadi saat dioleskan ke wajah nggak bakal mbleber tapi juga nggak seret dioles. Tapi anehnya, punyaku ini isinya kayak nggak nyampur gitu antara masker sama entah semacam "air"nya gitu, jadi tiap dipencet yang keluar "air"nya dulu baru maskernya. But it still works great on me.

Warnanya kayak ... *nggak usah dibayangin*

Aromanya.. whuaaah luarrr biasaaa hahaha. Tapi ditahan-tahanin lah ya soalnya masker ini jempolan banget. Saat dioleskan rasanya ada sensasi clekit-clekit dikit yang nanti gak lama kemudian akan hilang.

Di belakang kemasan dijelaskan cara pemakaian produknya. Yaitu setelah dioleskan di diamkan dulu sekitar 10-15 menit baru setelah itu dibilas. Setelah dibilas akan didapatkan kulit yang lembap dan kenyal.


Masker ini modelnya wash-off ya. Jadi setelah 10-15 menit dia akan mengeras dan mengencang. Diusahakan pas maskeran jangan nonton Running Man ya, kalau nggak nanti maskernya bakal retak-retak gara-gara banyak ketawa :D

Maskernya udah mulai kering

Setelah beberapa minggu menggunakan masker ini aku merasakan efeknya di wajahku. Wajahku jadi nggak terlalu berminyak dan jadi super duper lembut. Emang bener manfaat dari tanaman neem ini, ngefek banget di kulitku. Sering banget aku pakai masker ini terutama pas lagi period time karena pas waktu itu mukaku jadi super duper oily especially di area hidung dan kalau nggak dirawat bakal muncul satu-dua jerawat. Nah setelah pakai masker ini wajahku jadi nggak berminyak dan mengontrol jerawat juga. Aku suka sama produk Himalaya Herbals! Bakal jadi new holy grail nih maskernya hehehe.

Jadi,
Pros:
(+) Murah
(+) Tersedia dua ukuran kemasan
(+) Mudah dicari di mana saja (supermarket etc)
(+) Mengurangi produksi minyak berlebihan
(+) Mengenyalkan kulit

Cons:
(-) Aromanyaaa -_-"

Okeee.. sekian review dari aku. Semoga apa yang aku tulis bermanfaat bagi kalian yang lagi cari-cari masker. This is my new holy grail, I hope you find this product as useful as I am. Jadi pengen nyoba scrubnya juga nih hmmm. Selamat membaca, makasih sudah mampir ke sini. See ya next time, thatha!


Want to keep up with my posts? Click here!
My Instagram : @aldilakun
Feel free to follow ya...

Sunday, February 4, 2018

Review: La Tulipe Stay Matte Lip Cream

Hai beauties semua Assalamu'alaikummm..

Udah lama blog ini gak "icip-icip" lip produk yaaa.. Jadi kali ini aku mau review lip cream terbaru yang aku punya nih. Apakah itu? Dia adalah La Tulipe Stay Matte Lip Cream. Aku punya dua shade lip cream ini, yaitu no 04 dan 08. Aku tertarik nyoba lip cream ini setelah berkelana mencari kitab suci di YouTube dan ketemulah sama lip cream ini. Awalnya nggak tertarik pengen nyobain, tapi setelah dia ngeluarin shade baru yang warnanya nude-nude aku jadi penasaran. Kalian penasaran juga sama reviewnya? Yuk para lippie junkie mari merapat!

La Tulipe Stay Matte Lip Cream
Netto: 4,5 gr
Harga : 30.000-35.000 rupiah
Website: www.latulipe-id.com

Kemasan:
Seperti lip cream pada umumnya, berbentuk tube transparan yang nyaman digenggam. Bedanya, tutup lip cream ini berwarna putih. Okeee. I'm not a big fan tube lip cream yang warnanya kayak gini but in my opinion warnanya nggak terlalu norak kok. Cocok untuk dipakai anak muda belasan taun *eike anak muda dua-puluhan taun wkwkwk*

Awal beli emang dia nggak ada dusnya. Sebagai pengganti dus dia disegel plastik jadi tetap terjaga keamanannya. Punyaku cuma aku kletek bagian tutupnya aja wkwkwk.


Aplikatornya seperti aplikator lip cream pada umumnya hanya dia nggak meruncing di ujung jadi agak susah menjangkau sudut-sudut bibir. See?

Tekstur:
Mari kita bahas teksturnya. Dia ini lip cream yang teksturnya sangat moussy. Aku agak kaget saat pertama kali ngeluarin aplikator dari tabungnya. Agak berat dan seret. Tapi enaknya tekstur kayak gini dia nggak gampang bleber saat diaplikasikan ke bibir. Cuma lama kelamaan nggak terlalu seret pas ngeluarin aplikator dari tubenya. Karena udah biasa mungkin?

Saat dipakai di bibir, terasa kalau tekstur mempengaruhi pengaplikasian, karena jelas nggak semulus yang teksturnya liquid. Dan karena teksturnya yang moussy jadi terasa kalau bibir itu "lagi pake sesuatu/lip cream".

Tips dari aku:
- jangan mengatupkan bibir sebelum lip cream ini kering sempurna karena nanti hasilnya jadi bolong-bolong
- jangan memakai lip cream ini banyak-banyak karena hasilnya akan menggumpal. Lebih baik tap dikit-dikit di bibir lalu diratakan dengan menggunakan jari. Karena selain hasinya lebih rata, lip creamnya juga akan cepat kering.
- selain itu bisa juga hanya aplikasikan lip cream di salah satu bibir lalu katupkan sambil ratakan bibir atas dan bibir bawah jadi lip creamnya tidak terlalu tebal dan menggumpal di bibir.
Ketahanan:
Lip cream ini di bibirku awet bisa sampai jam makan dan akan memudar di bagian tengahnya saat dipakai makan. Kenapa aku bilang "jam makan"? Karena aku belum pernah nyoba pakai lip cream ini tanpa dipakai makan sama sekali. Cuma memang dari awal pakai sampai jam makan atau sekitar 4-5 jam dia gak hilang atau memudar. Tapi, yes, dia patchy dan semakin mempertegas garis bibir. Walaupun begitu dia tetap nyaman dipakai.

Swatch:
Shade yang aku punya ini shade no 04 sama no 08. Sengaja aku pilih yang nude pink sama nude beige karena pengen tampilan natural untuk sehari-hari. Let's see the swatch.




Shade no 04 ini dibibirku lama-lama dia berubah warna alias oxydize jadi semi kecoklatan. Aku kira warnanya orens seger gitu. Walaupun tidak sesuai ekspektasi yaudah deh gapapa, warnanya masih cantik kok dan wearable untuk sehari-hari.




Shade no 08 menurutku warna nude pink yang paling cantik dari semua shade La Tulipe yang ada. Awalnya aku takut bakal jadi neon gitu di skin toneku. Tapi ternyata nggak dan memang hasilnya beneran cantik.

My Opinion:
Setelah beberapa minggu pakai lip cream ini satu yang sedikit mengganjal di pikiranku: LIP CREAM INI LAMA KERINGNYA! Serius deh bisa lebih dari 10 menit dia baru kering. Makanya di atas tadi aku bilang mending pakainya di tap tap lalu diratakan pakai jari biar CEPET kering. Dan dia tipe yang akan menggumpal kalau ditimpa lip cream lagi jadi sebaiknya kalau hilang mending dihapus semua dulu baru dioles ulang.

But overall, awalnya aku emang punya love hate relationship sama lip cream ini tapi sekarang suka-suka aja karena emang warnanya yang natural walaupun jadi dead mattenya lamaaa bangeeet!

Kesimpulan:
(+) Murah, sesuai kantong remaja
(+) Isi lumayan banyak
(+) Gampang dicari di counter kosmetik terdekat
(+) Kemasannya not bulky jadi muat masuk mana aja
(+) Pilihan shadenya beragam, ada 10 warna, warna nudenya masih wearable
(-) Lama keringnya
(-) Nggak bagus kalau hilang terus ditimpa ulang, mending dihapus dulu
(-) Oxydize, tapi ini juga sebenernya bisa poin negatif atau poin positif sih
(-) Kerasa banget kayak pakai sesuatu di bibir (not light-weighted)

Okeee sekian review dari aku, semoga bisa jadi bahan pertimbangan kalian yang ingin beli lip cream ini yaa.. Is it worthed? I think, ya! See ya next time, thatha!

Want to keep up with my posts? Click here!
My Instagram : @aldilakun
Feel free to follow ya...