Friday, October 20, 2017

My Repurchased Beauty Products!

Halooo Assalamu'alaikum beauties...

Kembali lagi bersama Dila di sini mau ngobrol lagi tentang kecantikan bareng kalian semua. Kali ini yang mau dibahas adalah produk yang pasti selalu aku beli ulang kalau udah habis. Aku udah setia pakai produk-produk yang bakal aku mention di bawah dan repurchasenya udah lebih dari lima kali! Apa aja produk-produk tersebut? Kuy langsung baca karena sekalian akan aku review sedikit tentang produk tersebut! 😉


1. Wardah Peeling Cream


Sebelum menemukan peeling cream ini aku sudah berkelana kesana kemari nyari face scrub yang butiran scrubnya kerasa tapi nggak terlalu keras buat kulitku. Dan ternyata sama Wardah Peeling Cream ini aku bagai menemukan menemukan cinta sejatiku! 😂


Harga yang murah jelas alasan utama aku pakai produk ini. Alasan kedua karena peeling cream ini mudah di dapatkan di manapun di Indonesia kita tercinta. Yang ketiga produk ini halal. Yang keempat aku cocok pake produk ini, hihihi. 😆


Butiran scrubnya yang nggak terlalu gede tapi kerasa di kulitku bikin sensasi scrubbing jadi menyenangkan. Dia juga lembut di wajah. Setelah pakai produk ini aku merasa kulitku makin halus dan bersih. Untuk menghilangkan komedo nggak terlalu kelihatan, tapi dia membantu kalau kita mau pakai porepack atau peel-off mask karena membantu membuka pori-pori kulit kita.

So far belum nemu peeling atau scrub wajah lain yang bisa menggantikan keampuhan dan ke-murahan si Peeling Cream Wardah ini. Tapi kayaknya nanti kalau ini habis mau ngecek brand luar itu noh yang sekarang lagi booming dan sold out di mana-mana hehehe.

2. Purbasari Lulur Mandi


Lulur mandi yang gambarnya putri raja! Hahaha. Ini lulur andalan banget sejak jaman SMP *iya saya menthel, SMP udah luluran*. Lulur ini selain murah, gampang juga didapatkan di mana-mana. Mau warung kecil sampe Carrefour, Hypermart, dll pasti ada jual lulur ini. Dan variannya pun beragam. Mulai dari bengkoang, milk, green tea, bahkan yang terbaru yang aku punya ini varian zaitun. Favoritku yang green tea sama zaitun ini.


Aku suka lulur Purbasari ini selain murah dan bisa dengan gampang dicari di manapun, aku juga cocok sama produk ini. Butiran scrubnya nggak sakit waktu digosokin ke badan. Dan dia juga nggak keset pas dipakai, glides smoothly enak banget alus banget di badan. Aku kurang suka sama jenis lulur yang harus pake tenaga ekstra buat diolesin ke badan dan nggosoknya hehehe.


Untuk sekarang ini aku masih suka ganti-ganti kalau urusan per-luluran. Tapi pasti baliknya selalu ke Purbasari lagi. Dan enaknya, karena aku termasuk jarang luluran, lulur Purbasari ini tersedia juga beragam ukuran. Kalo kamu orangnya bosenan kayak aku tapi kalo sama kamu gak bosen kok mas tersedianya lulur ini dalam berbagai ukuran merupakan poin plus karena bisa cepet-cepet ganti varian lainnya hehehe.

3. Pixy Makeup Remover


Ini dia produk terakhir yang selalu aku beli kalau udah habis. Sebenernya aku nggak butuh-butuh amat sama yang namanya makeup remover, karena pembersih mukaku udah nampol buat membersihkan eyeliner sama eyebrow gel yang biasa aku pakai (review soon). Tapi kadang aku pergi kondangan yang mana makeup matanya lebih cetar daripada makeup mata sehari-hariku. Jadi makeup remover perlu untuk membersihkan maskara dan kawan-kawannya.


Dan aku selalu balik ke Pixy Makeup Remover ini untuk makeup remover. Dulu malah fans sejati pixy makeup remover yang botolnya masih warna abu-abu dan murah banget itu. Tapi yang itu udah discontinue dan diganti yang pink ini. 😥

[ Baca juga: Review: Pixy Makeup Remover ]


Yang aku suka dari makeup remover ini yaitu dia tidak meninggalkan kesan berminyak setelah dipakai (istilah kerennya greasy). Langsung meresap (atau menguap?) gitu saat dipakai. Ada beberapa makeup remover yang greasy setelah dipakai, dan bagiku makeup remover yang kayak gitu big no no banget.

Yak, itu tadi beberapa beauty products yang selalu aku beli kalau habis. Ada salah satu produk yang aku sebutin di atas juga andalan kalian apa nggak? Atau kalian punya produk andalan yang selalu kalian beli kalau habis? Let me know di kolom komentar ya! See ya on the next post, thatha!

My Instagram : @aldilakun
Feel free to follow ya...

Monday, October 16, 2017

Review & Swatch: Pixy Lip Cream "Nude Series"

Assalamu'alaikummm..

Balik lagi ke Beautiful Channel! Dila di sini mau nulis sesuatu yang pasti bakal bikin kalian makin sukaaa banget mampir ke sini! 😉 Yak, apalagi kalau bukan review tentang gincu alias lipen! Hahahaha.

Beberapa saat yang lalu lagi booming Pixy mengeluarkan 6 shade lip cream baru yang bernuansa warna nude. Sebagai pecinta warna nude untuk sehari-hari jelas ini kabar yang menggembirakan dong ya! 😍 Apalagi range harga lip cream Pixy ini tergolong ramah di kantong. Wah rasanya jadi pengen mborong wkwkwk. 😂

Tapi... nggak semua warna aku suka. Jadi, dari 6 warna barunya aku cuma beli dua. Eits, bukan berarti warna lainnya jelek loh.. It just didn't suit my taste hehehe. Warna apa aja yang aku beli? Cekidot yuk!

Pixy Lip Cream "Nude Series"

Netto: 4 gram
Harga: Rp. 35.000,- sampai Rp.40.000,-
Instagram: @pixycosmetics
Website: www.pixy.co.id

Kemasan:



Bisa dilihat dari gambar kalau tube lip cream Pixy ini didominasi warna hitam dan tutup yang berwarna pink. Aku pribadi kurang suka sama tubenya karena kesannya kayak mainan anak-anak #maafkandakupixy. 😅 Tapi namanya signature dari suatu produk ya saya sebagai konsumen tidak bisa berkomentar banyak-banyak. 😂 Tapi poin plusnya di bagian bawah wadahnya dia transparan jadi kalau mau lihat warna shadenya nggak perlu jungkir balikin tubenya buat liat nama shade yang ada di bawah tube. Efisien!



Box pembungkusnya juga sama didominasi warna hitam dan pink. And again, penilaian saya tetap sama, kayak mainan anak-anak #maafkandakulagipixy. 😅 Cuma nih, warna pink di bagian bawah box menyesuaikan sama warna shadenya lho.. Lucu ya, kreatif banget!



Aplikatornya sama kayak lip cream pada umumnya. Nyaman dipakai, tidak clekit-clekit karena bulunya (bulu?) halus. Dan karena ujungnya kecil bisa dengan mudah menjangkau sudut-sudut bibir.

Swatches:


Seperti yang aku sebutin tadi di atas, aku cuma punya dua warna, yaitu 07 Vintage Rose dan 12 Mild Peach. Sebenernya naksir sama warna 08 Delicate Pink tapi aku lihat kok kayaknya warnanya mirip kayak Wardah matte lip cream yang nomer 03 See You Latte (yang mana aku udah punya). Jadi biar gak boros aku beli nomer 07 Vintage Rose aja #prinsipekonomi.

07 Vintage Rose

Warna pink lembut yang setelah aku perhatikan dia ada shimmer goldnya walaupun nggak terlalu kentara. Tapi kalau terkena cahaya dia bakal terlihat shining. Meskipun begitu dia cocok-cocok aja kok dipakai untuk sehari-hari. Cantik banget! Di foto memang kelihatan nude ya tapi in real life di bibirku agak sedikit bold tapi nggak papa masih wearable dan masuk ke kategori warna nude kok hehehe.

12 Mild Peach

Aku udah lama banget pengen punya lip cream warna peach/oren muda soft. Dan thanks God si Mild Peach ini warnanya oren muda yang cantik in real lifenya (walaupun kalau di foto kelihatan kayak peach). Suka banget sama warna ini, andalanku banget, karena tone wajahku cocoknya pakai warna lipstik yang peach-peach orangey kayak gini. Keliatan seger!

My Opinion:
Untuk tekstur dari lip cream ini aku suka karena dia creamy dan glides smoothly di bibirku. Cuma, dia kurang opaque. Perlu dua kali dip untuk full bibir atas dan bawah.

Yang aku suka, dia cepet banget kering! Nggak kayak Wardah lip cream yang pernah aku review sebelumnya yang dia butuh waktu agak lama untuk kering sempurna di bibir, Pixy lip cream ini cepet banget nggak sampe semenit udah ngeset di bibir! Good job, Pixy!

[ Baca juga: Review & Swatch: Wardah Exclusive Matte Lip Cream ]

Untuk ketahanan waktu dipakai makan dan minum jelas hilang kalau untuk makan berat dan berminyak. Kalau untuk makan dan minum cantik sih tenang aja ya kalian, lip creamnya masih tetep ciamik kok di bibir, hahaha. Cuma jeleknya dia tuh tipe yang kalo hilang nggak langsung bles hilang semua tapi masih meninggalkan kerak-kerak stain di bibir (gimana yah jelasinnya? -_-) jadi kalau ditimpa lip cream lagi jadi agak jelek huhuhu.

Kesimpulannya:
(+) Murah meriah euy!
(+) Gampang dicari di toko kosmetik terdekat
(+) Warnanya cantik-cantik, cocok untuk kulit dan selera orang Indonesia
(+) Cepet kering pas dipakai!
(-) Kemasannya kayak mainan anak-anak
(-) Opasitasnya kurang
(-) Hilang dipakai makannya bukan hilang yang langsung bubar jalan tapi masih meninggalkan kayak "kerak"

More pros than the cons, right? Jadi produk ini layak banget buat dicoba! Apalagi warna nudenya bener-bener warna yang selalu diincar sama ciwi-ciwi Indonesia, wkwkwk. Kalau udah pernah nyoba lip cream ini, share juga pengalaman kalian di kolom komentar ya... See ya on the next post, thatha!

My Instagram : @aldilakun
Feel free to follow ya...

Monday, September 25, 2017

Review: Marina UV White Bright and Fresh Body Lotion dan Body Scrub

Halo hola Assalamu'alaikum...

Dila dari Beautiful Channel balik lagi buat ngobrol-ngobrol cantik sama kalian. Kali ini yang mau diomongin adalah produk skincare yang kalian semua tentunya pasti tau karena produk dalam negeri ini bisa dengan mudah bisa kalian dapatkan di supermarket terdekat. Produk ini adalah Marina UV White Bright and Fresh Body Lotion dan Body Scrub.

Instagram: @sahabatmarina

Aku awalnya nggak terlalu tertarik sama produk-produknya Marina karena pikirku waktu itu "produk murah gini emang bakal ngaruh ke kulitku?" *Yakin berasa songong banget. Ampuni aku Ya Allah*. Tapi aku tergoda nyoba juga karena adekku pengguna setia Marina body lotion yang ada SPF 30 nya itu dan kata dia produk ini bagus. So I think let's give it a try!

Sebenernya ini bukan produk Marina pertamaku. Yang pertama aku coba yang varian Healthy and Glow yang warna biru itu. Dulu nyoba yang itu karena nonton review di YouTube wanginya enak. Beneran aja ternyata reviewnya nggak bohong. Dan sekarang setelah yang varian yang itu habis aku pengen nyoba varian yang satunya. Kita mulai dari body lotionnya dulu yuk.

MARINA UV WHITE BRIGHT AND FRESH BODY LOTION

Netto: 100ml
Harga: Rp. 4.000,- sampai Rp. 5.000,-
Beli di: Supermarket, Carrefour, dll


Wadah body lotion Marina ini bentuknya botol dengan tutup flip-top dengan ujung atas yang membundar. Aku pribadi kurang suka sama bentuk botol Marina yang sekarang, karena walaupun eye-catching tapi karena alesan keefisienan kalo produknya tinggal dikit nggak bisa dijungkir balikin botolnya biar produknya ngumpul di mulut botol semua *pengalaman sama Marina yang biru kemaren, kalo mau dijungkir balikin mesti disenderin, itu amat sangat merepotkan*. Tapi Alhamdulillah tutup flip-top nya amat sangat rapet nggak mudah terbuka sendiri.


Body lotion Marina ini berwarna putih susu dengan tekstur yang nggak terlalu thick dan wangi yang segar. Saat dioleskan juga mudah sekali meresap. Ini salah satu yang aku suka dari body lotionnya. Aku kurang suka sama body lotion yang masih meninggalkan rasa lengket setelah dipakai. Bikin gerah. Dan karena pekerjaanku yang harus selalu cuci tangan habis pegang pasien kalau pakai body lotion yang lama meresap rasanya kulit jadi licin setelah cuci tangan.


Untuk fungsi yang di klaim produk ini aku nggak terlalu memperhatikan. Karena yang aku cari dari suatu body lotion adalah efek melembapkannya. Dan so far efek lembap aku dapatkan dari produk ini. Untuk efek mencerahkan sekarang ini aku nggak terlalu memperhatikan, asal body lotionnya cukup melembapkan aku sudah bahagia hahaha.

Harga body lotionnya amat sangat ramah di kantong. Yang ukuran kecil cuma sekitar 4000-5000 rupiah aja. Dan untuk ukuran sedang sekitar 9000 rupiah. Dan yang ukuran besar hanya sekitar 13.000 rupiah. Amazing yah? :D

Jadi kesimpulannya:
(+) Murah
(+) Mudah meresap
(+) Tidak meninggalkan kesan licin kalau kena air
(+) Beragam size jadi bisa disesuaikan mau disimpen di rumah atau dipakai travelling
(+) Melembapkan
(-) Nggak suka model botolnya yang kurang efisien

MARINA UV WHITE BRIGHT AND FRESH BODY SCRUB

Netto: 200ml
Harga: Rp. 12.000,- sampai Rp. 15.000,-
Beli di: Supermarket, Carrefour, dll

Lalu kita lanjut ke body scrubnya. Karena udah cinta sama body lotionnya, jadi kenapa nggak sekalian coba body scrubnya? Tapi setauku body scrub Marina ini produk baru. Dulu belum ada body scrub Marina. Tapi menurutku bagus sih kalau Marina mau ngikutin perkembangan skincare dengan memproduksi body scrub, karena mungkin ada juga konsumen yang kalau nggak pakai skincare komplit dari satu line rasanya kayak ada yang kurang *kayak aku hehehe*.

Body scrubnya pun cuma ada dua varian, yang Healthy and Glow warna biru sama Bright and Fresh warna pink punyaku sekarang. Dan lagi-lagi aku udah pernah nyoba yang warna biru, sekarang pengen nyoba yang warna pink ini. In fact, now I'm Marina addicted! Wkwkwk.


Wadah Marina body scrub ini berbentuk jar yang bulky dan hanya tersedia satu ukuran. Saat dibuka akan terlihat kalau masih ada sealed berupa alumunium foil agar produk makin higienis. Wadahnya sama kayak wadah body scrub yang banyak beredar di supermarket jadi nothing's special. Sebenernya aku pengen ada produk body scrub yang bentuk wadahnya tube flip-top jadi mudah dipake kalo di kamar mandi. Semoga produsen-produsen di Indonesia ada yang baca tulisanku dan mulai memproduksi body scrub bentuk tube hehehe.


Isinya seperti body scrub pada umumnya, berwarna putih dengan tekstur creamy dan butiran scrubnya yang lembut tapi masih tetep kerasa di kulit. Di kulitku nggak bikin iritasi ataupun lecet-lecet. Aku memang suka body scrub yang kerasa di kulit saat digosokkan ke badan #kulitbadak. Setelah pakai body scrub ini kulitku terasa lembut. Aku biasa pakai body scrub ini seminggu dua kali aja. Pernah sampai tiga kali seminggu pas aku bener-bener merasa kulitku kotor banget (biasanya post jaga malam karena harus nginep di RS) tapi gak menimbulkan efek yang gimana-gimana dan gak ada iritasi.


Untuk hasil maksimal, setelah menggunakan body scrub dilanjut dengan memakai body lotionnya. Aku suka kombinasi dua produk ini kalau dipakai. Setelahnya kulit terasa amat sangat lembap dan kenyal. Suka deh!

Untuk harga body scrub ini sekitar 15.000 rupiah. Nggak begitu mahal menurutku karena sebulan juga nggak habis. Bisa sekitar 2-3 bulan baru habis kalau aku pakai.

Untuk menutup artikel kali ini, ini kesimpulannya:
(+) Efektif mengangkat sel kulit mati
(+) Butiran scrubnya pas di kulitku
(+) Murah
(+) Melembapkan kulitku
(-) Hanya tersedia satu ukuran
(-) Hanya tersedia dua varian

Kalian udah pernah nyoba body lotion dan body scrub dari Marina belum? Kalau belum, let me tell you kalau produk ini worth to try banget. Jadi, buruan pergi ke supermarket terdekat dan selamat ber-me time ria! :D See ya on the next post, thatha!

My Instagram : @aldilakun
Feel free to follow ya...

Thursday, September 14, 2017

Satu Produk Beragam Fungsi: Wardah Eye Shadow G

Heyyy Assalamu'alaikum...

Dila dari Beautiful Channel udah mulai produktif nulis lagi nih hihihi. Kali ini aku mau ngobrol-ngobrol cantik tentang satu produk dari Wardah (lagi!) yang aku yakin kalian semua pasti udah tau. Apakah itu? Dia adalah Wardah Eye Shadow G. Tapiii, yang mau aku bahas di sini bukan reviewnya. Kok gitu? Penasaran? Yuk makanya lanjut dibaca...




Jadi kali ini aku mau membahas fungsi lain dari Wardah Eye Shadow G ini. Awal aku beli memang sengaja bertujuan cari produk yang bisa all-in karena produk ini aku beli sebelum aku berangkat internship ke Gombong (biar gak ribet bawa macem-macem makeup dari Jogja). Aku beli eye shadow ini karena ingin menggunakannya untuk :

1. Sebagai Pewarna Mata
Obviously ya, beli eye shadow jelas buat mewarnai kelopak mata. Tapi karena pengen biar bisa dipakai sehari-hari, aku beli warna aman dan natural. Dan juga, karena alasan lain yang nanti aku jelasin di bawah.


Biasanya yang aku pakai yang warna paling muda. Aku pakai di seluruh kelopak mata. Mata langsung kelihatan segar seketika tanpa kelihatan too much karena aku nggak mau kelihatan lebay buat kerja sehari-hari di rumah sakit. Salah-salah kalau terlalu lebay pasienku malah fokus ke mataku hehehe.

2. Untuk Shading Hidung
Yap, warna coklat keabuan yang tengah bisa dipakai untuk shading loh! Hasilnya natural banget. Apalagi eye shadow ini kan jenisnya matte, jadi bener-bener nggak ada shimmernya sama sekali. Dan buat pemula kayak aku yang nggak bisa shading hidung sama sekali tapi nggak mau rugi ngakalin eye shadow matte adalah cara yang jitu (aha!).


3. Sebagai Pengisi Alis
Yeaaah ini adalah fungsi utama yang aku cari pas beli eye shadow ini hahaha. Sekarang ini kita tahu produk ngalis nggak cuma pensil aja kan? Ada yang bentuk pomade, ada yang bentuk powder, bahkan bentuk spidol juga ada. Luarrr biasah yah perkembangan makeup jaman now. Dan akhir-akhir ini aku suka sama gel atau pomade untuk ngisi alis karena bisa presisi banget dan on point alisnya hehehe.


Produk yang aku pake sekarang untuk ngalis adalah E.L.F. Eye Brow Kit (maap yah Neng semuwah ndak ada reviewnya, tapi pernah aku mention di instagram storyku, follow yuk @aldilakun hahaha *sekalian promosih*)

Eye shadow Wardah ini dilengkapi dengan aplikator sponge kecil di kedua sisinya tapi as you see masih bersih-sih-sih karena nggak kepakai hahaha.


Yak itulah dia manfaat lain dari Wardah Eye Shadow G kepunyaanku. Kalian punya makeup lainnya yang bisa multi fungsi nggak? Share juga dong siapa tau bisa dicontek biar ngirit hihihi. See ya on the next post, thatha!

My Instagram : @aldilakun
Feel free to follow ya...

P.S. Bad news! Beberapa menit setelah selesai sesi foto-foto sama eye shadow ini, tiba-tiba dia kesenggol jatuh pas lagi ada di meja rias dan hancur lebur remuk tak bersisa hiks.. hiks.. :( *lebayyy*


Sedih amat yak... :(

Sunday, September 3, 2017

My Current Hair Care Routine

Heylooo Assalamu'alaikum how are you???

Dila dari Beautiful Channel balik lagi nih to entertain you yang haus akan ulasan-ulasan tentang kecantikan *hesyeh bahasanya* wkwkwk.

Adakah yang lagi galau tentang dunia per-rambut-an? Pengen merawat rambut tapi budget pas-pasan? Bingung milih produk-produk rambut yang gampang dicari dan kualitasnya nggak kalah dibanding produk yang impor? Yuk yuk merapat ikutan baca tentang hair care routineku akhir-akhir ini.

Udah dua tahun aku berjilbab. Walaupun belum hijab syar'i, tapi Alhamdulillah aku udah konsisten buat nutup mahkotaku dengan jilbab. Rintangan di awal-awal berjilbab sungguh amat sangat luar biasa. Apalagi kalo liat feed instagram dulu sekitaran tahun 2015 yang trend ombre hair, duh maaak aku juga pengen ngombre rambutkuuu (asik kan tuh kalo ombre warna pink biru ungu? *terus sama mama dibawa ke RSJ, hahaha*). Tapi Alhamdulillah bisa nahan godaan dan semoga istiqomah, Aamiin...

Nah, karena sekarang berjilbab, tau dong problem rambut berjilbab tuh apa. Yap, rambut rontok dan berketombe! Iyuh! Apalagi sebelum berjilbab pun rambut rontok udah jadi langgananku *nangis getih*, pakai jilbab makin-makin deh rontoknya, plus ketombe! :(


Produk-produk perawatan rambutku bukan yang heboh nan mahal kok. Kamu bisa cari di supermarket terdekat. Cincay lah pokoknya nyarinya. Dan Alhamdulillah cocok di aku (atau at least nggak memperparah kondisi rambutku). Apa aja mereka? Yuk kita mulai lihat satu-persatu.

1. Shampoo
Shampoo tuh biasanya aku pake ganti-ganti merk, tapi pasti variannya nggak jauh dari yang anti dandruff dan anti hair fall. Yang lagi akhir-akhir ini aku pakai adalah Natur Shampoo Ginseng Extract, Selsun Yellow Double Impact, dan Pantene Anti Ketombe.

Natur ginseng ini aku dulu pernah rontok parah dan pakai Natur beneran langsung kerasa hasilnya. Makanya sekarang balik pake Natur lagi. Cuma side effect dari Natur ini dia bikin rambut kasar dan mengembang. Tapi bisa diakalin kok dengan kita pakai conditioner atau hair mask setelah keramas.


Kalo Selsun ini emang udah melegenda ya. Ini andalanku kalo ketombeku udah tak tertahankan. Nampol banget dah, juarak! Dan variannya yang mana aja pasti ampuh banget ngusir ketombe. Kalo yang oranye ini setelah dipakai rasanya kayak ada sensasi adem gitu di kulit kepala. Walaupun ukurannya kecil tapi ini bisa dipakai 4-5 kali. Tapi jangan underestimate dulu, sekali pakai udah kerasa manfaatnya. Ketombe berkurang dan kulit kepala nggak gatal lagi.


Dan Pantene ini buat maintenancenya aja kalo kondisi rambutku udah membaik dan gak perlu intens pakai Natur sama Selsun, aku pakai Pantene ini. Aku beli yang anti ketombe karena aku berpikir rambutku rontok pasti penyebabnya bukan cuma karena rambut rontok doang. Dan aku menyimpulkan ini pasti efek dari ketombe. Itulah kenapa aku beli shampoo anti ketombe bukannya anti rambut rontok.


Harga :
Natur : beli sepaket sama hair tonicnya jadi Rp. 41.000,-
Selsun : Rp. 24.000,-
Pantene : Rp. 19.000,-

2. Hair Mask
Aku bukan tipe conditioner-girl walaupun dulu sempet rutin pakai kondisioner. Tapi aku sering alpa nya, nggak tiap keramas pakai kondisioner karena ribet dan keburu kedinginan hahaha. Jadi aku beralih ke hair mask atau creambath cream yang bisa dipakai seminggu dua kali aja *iya anaknya malesan -_-* hahaha. Produk yang aku pakai adalah Good Ginseng Creambath Emulsion dan Crrante Hair Mask Mutiara (Pearl).

Good ginseng aku pilih karena pengen mendapatkan manfaatnya yaitu mengurangi kerontokan. Tapi sayangnya di aku hasilnya nggak terlalu signifikan. Masih lumayan rontok rambutku walaupun udah pakai ini. Cuma, tiap pakai ini rambutku jadi super duper lembuuut banget, dan itu bisa bertahan sekitar 3 harian. Bener-bener kayak rambut keluar dari salon kalo habis pakai ini.


Crrante hair mask aku beli karena, emmm, apa ya, hahaha. Si Good ginseng itu udah hampir habis, jadi aku pengen restock gitu. Tapi pas di supermarket baca-baca kalo creambath cream harus dibilas pakai air hangat, dan hair mask bisa dibilas pakai air dingin. Nah, karena alasan itulah aku memutuskan buat beli hair mask karena males ribet kalo tiap mau keramas harus ngerebus air dulu hahaha (walaupun nggak tau teori itu bener apa nggak). So far setelah pemakaian rambutku jadi lumayan lembut dan wangiii. Next kalau ini habis mau nyoba yang varian strawberry hehehe.


Semua produk itu cara pakainya tiap abis keramas aku olesin ke seluruh permukaan rambut dan kepala, aku pijat-pijat bentar tapi menyeluruh, lalu aku diemin sambil aku gosok gigi atau sabunan, terus aku bilas deh. Selesai.

Harga :
Good Ginseng : Rp. 19.000,-
Crrante Hair Mask  Mutiara (Pearl) : Rp. 24.000,-

3. Hair Tonik
Sejak dulu selaaalu pakai hair tonik dari Natur Hair Tonic Ginseng. Seingetku aku nggak pernah nyoba merk lain. Udah setia sama produk ini hahaha. Apalagi sering ada promo beli shampoo dan toniknya dapat potongan harga, jadi makin setia deh hahaha.


Tapi aku nggak suka sama bentuk botolnya. Makanya aku depot ke botol spray biar mudah pakainya. Biasanya aku pakai tiap habis keramas pas rambut kondisi setengah kering disemprot di kulit kepala langsung abis itu kepala dipijat-pijat ringan.


Harga :
Natur Hair Tonic Ginseng : beli sepaket sama hair tonicnya jadi Rp. 41.000,-

4. Hair Mist
Sariayu Hijab Hair Mist ini baru-baru ini aja aku pakainya, dua bulanan lah kira-kira. Aku pakai tiap kali mau pergi. Kadang langsung ke rambut, kadang kalo keburu-buru langsung ke jilbab. Enak wanginya. Sepertinya bakal repurchase kalo ini udah habis.


Harga :
Sariayu Hijab Hair Mist : Rp. 16.000,-

Yak segitu doang hair care routineku. Bukan produk yang "Wah!", tapi asal telaten pakainya bakal memberikan efek seperti yang diinginkan kok. Kalo kalian apa hair care routinenya? Share juga ya di kolom komentar siap tau bisa bagi-bagi info. Selamat membaca, see you on the next postthatha!

My Instagram : @aldilakun
Feel free to follow ya...

Wednesday, August 16, 2017

Review and Swatch: Wardah Exclusive Matte Lip Cream

Hai hai hai Assalamu'alaikum...

Dila dari Beautiful Channel balik lagi ke dunia per-makeup-an buat ngobrol-ngobrol cantik sama kalian!

How are you, beauties? Sehat-sehat semua kan? Lama tak bersua, dan selama vakum dari dunia per-blogging-an perkembangan makeup dan lain sebagainya ternyata sudah amat sangat berkembang pesat yah? Dan aku dengan amat sangat menyesal mengatakan kalo aku nggak terlalu mengikuti perkembangan yang terjadi di dunia kecantikan akhir-akhir ini. Sebutlah Teknik Strobing, Silly Sponge, 10 Steps Korean Skincare, dan entah apa lagi aku sampe udah nggak paham apa aja ketertinggalanku. Tapiii, ada satu nih yang aku masih ngikutin perkembangannya dari awal booming sampe sekarang masih banyak peminatnya, yaitu MATTE LIP CREAM. Yep, gincu adalah salah satu godaan yang paling menggoda iman bagiku, jadi perkembangan matte lip cream tentu gak luput dari pengamatanku.


Meskipun aku vakum dari dunia per-blogging-an, tapi aku juga masih sering blogwalking kalo cari-cari review tentang suatu produk, dan sedikit-sedikit masih tau apa yang lagi hits di kancah per-makeup-an. Jadi ya nggak nge-blank amat hahaha.


Okay, jadi blogpost kali ini aku mau mengulas tentang salah satu matte lip cream yang seantero orang Indonesia pasti tau brand satu ini. Yap, dah bisa dilihat dari judulnya, aku mau nge-review dan swatch Wardah Exclusive Matte Lip Cream. Kita langsung aja ya bahasnya nggak perlu bertele-tele, karena aku pribadi pun kalo lagi blogwalking selalu skip opening-openingnya yang terlalu kemana-mana nggak sesuai topik hehehe.



Jadi bisa dilihat dari wadahnya mirip seperti lip cream kebanyakan ya, berupa tube transparan yang bisa langsung kelihatan warna atau shade dari lipstiknya. Tutupnya ini warnanya silver, aku pribadi lebih suka tutup lip cream yang warna silver kayak gini dibandingkan gold atau hitam (hanya pendapat pribadi).


Sayangnya, warna shade dari Wardah Exclusive Matte Lip Cream ini kalo dilihat sekilas dari tubenya mirip-mirip, padahal hasil setelah dioles ada selisih bedanya. Jadi kalo mau pake bener-bener harus dilihat nomer dan nama shadenya di bawah tube.


Kita buka, dan, beginilah bentuk wand aplikatornya. Agak bengkok dikit dan agak gede kuasnya. Menurut pendapatku agak susah buat menjangkau ujung-ujung dalam bibir. But it's okay, masih tolerable.


Tekstur dari lip cream ini agak ke moussy yang nggak terlalu encer tapi nggak pekat juga. Kalo diolesin nggak bakal ndlewer (bahasa apa ini hahaha). Perfect for me!

Sayangnya, untuk nunggu lip cream ini kering setelah dipake butuh waktu yang agak lama sekitar 30-60 detik. Sering banget kejadian di aku, habis lipstikan terus haus, pas minum ada sisa lipstik nempel dikit di gelas hahaha. Tapi nggak ngaruh ke lipstik yang udah nempel di bibir karena yang transfer itu cuma sisa-sisa yang belum kering. Nanti kalo udah kering paripurna di bibir bakal awet sekitar 5-6 jam tanpa makan. Kalo untuk makan dia faded tapi masih ninggalin warna. Dan kalo ditimpa lip cream lagi teksturnya masih bagus.

Hmmm kurang apa lagi yah? Oh iya untuk harga satu lip cream ini berkisar antara 50.000-55.000 Rupiah tergantung dimana kalian beli. Kalo aku biasanya beli di counter resminya Wardah. Dan aku beli ini gak langsung blek beli banyak (beauty blogger nggak modal wkwkwk) tapi beli pas sesuai kepengenan mau warna apa.

Dan, ini dia yang udah ditunggu-tunggu. Swatch di tangan dan di bibir. Maaf apabila kualitas foto masih amatir, sudah berusaha sebaik-baiknya supaya warnanya mirip semirip mungkin sama aslinya.

Dari kiri ke kanan : 03 See You Latte - 09 Mauve On - 10 Berry Pretty - 11 Oh So Nude!

Aku memang cuma punya 4 warna ini. Aslinya aku punya 5, satunya si nomer 05 Speachless, tapi udah aku kasihin sodaraku karena nggak suka warnanya hahaha. Ini pun yang nomer 09 Mauve On udah aku hibahin ke adekku karena di aku warnanya jatuhnya bold dan akhir-akhir ini balik lagi suka warna-warna yang nude (sebenernya et causa mas pacar nggak suka aku pake warna lipstik yang ngejreng-ngejreng, kalem wae gitu katanya).

03 See You Latte - Ini warna favoritku. Jatuhnya kalo
di bibirku jadi agak semi pink muda gitu, My Lips But Better.
Kalem banget. Cocok buat warna harian.

09 Mauve On - Warna pink-brown yang lagi nge-hits banget
akhir-akhir ini. Awalnya aku suka karena lumayan soft, tapi entah
kenapa makin lama jadi warna bold di bibirku.

10 Berry Pretty - Di bibirku beneran jadi warna pink semu
ungu gitu, sesuai sama namanya. Padahal kalo liat swatch di Google
jatuhnya jadi pink muda cantik gitu.

11 Oh So Nude! - Shade paling baru yang belum lama ini
aku beli. Aku kira bakal jadi semi peach gitu tapi ternyata true nude
dengan hint brown/beige.

So, beginilah akhirnya, setelah sekian lama menghilang akhirnya Beautiful Channel bangun lagi dari tidur panjangnya hahaha. Kalo buka-buka feed ternyata aku terakhir nulis itu tahun 2015! Wow udah dua tahun ternyata! I'm not gonna make a promise buat rajin nulis tapi diusahain sebisa mungkin Beautiful Channel nggak mati suri lagi hehehe. See you on the next post, thatha!

My Instagram : @aldilakun
Feel free to follow ya...

Related Posts

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...