Saturday, June 27, 2015

Review: Iria Goat's Milk Whitening Shower Cream Jasmine

Halo beauties, Assalamu'alaikum! ^^

Sepertinya cukup lama ya aku nggak menyapa blogku tersayang ini, hahaha. Cukup lama? Lama banget kali, Dil! Udah 8 bulan berlalu sejak terakhir kali aku post sesuatu! Hellaaawww. -_-"

Yak, terakhir kali ngepost aku nulis tentang body scrub yang terakhir aku pakai dan sampe sekarang masih aku pakai. Aku udah repurchase body scrubnya berkali-kali lho! Jarang banget aku setia sama satu produk sampe selama ini, karena biasanya aku suka nyoba-nyoba suatu produk bahkan ketika produknya belum habis. Klik di sini kalo kamu pengen baca postnya. Nah, di post itu kan aku janji mau review produk lainnya dari brand ini, makanya kali ini aku mau nulis reviewnya, yaitu shower creamnya. Yak, yang akan aku bahas kali ini adalah Iria Goat's Milk Whitening Shower Cream Jasmine. Are you ready? Grab your popcorns and take a seat, please! :D


Bentuk botolnya unik, dengan lekukan di tengah-tengah botol, mirip kayak pinggang manusia. Berbahan plastik berwarna putih tidak transparan, nggak licin jadi enak buat dipegang-pegang. Tutupnya berwarna kuning berbentuk flip-top. Aku suka banget model tutup kayak gini karena keringkasannya. Iria Shower Cream ini cuma tersedia satu ukuran, yaitu 250 gram. Tapi kalo udah habis kamu nggak perlu beli botol baru lagi, karena tersedia kemasan refillnya.



Curious about the ingredients? Let me show you the pictures. :)


Cairannya berwarna putih agak pekat, tapi juga agak transparan. Pearly white gitu warnanya. Walaupun nggak bisa deskripsiin wanginya, tapi buatku wanginya nggak mengganggu hidung. Dan selama nggak mengganggu hidung dan nggak bikin sensasi mual atau apalah, it's okay for me. :D


Sabun ini busanya buanyak. Terutama kalo pakainya pake shower puff. Berasa mandi busa, hahaha. Tapi sayang, setelah mandi ada sensasi licin gitu, serasa kayak nggak terbilas sampai tuntas sabunnya, padahal ya udah bener-bener dibilas habis.


Cara Pakai :
Seperti memakai sabun pada umumnya ya, tapi karena ini bentuknya cair, bisa pakai shower puff untuk meratakan ke seluruh badan.

My Personal Opinion :
Aku suka sama sabun ini. Udah repurchase entah berapa kali, pokoknya udah ada setengah tahun lebih pake sabun ini. Jarang banget lho aku bisa setia sama satu produk kayak gini. Sama kayak body scrub dan body lotionnya, juga udah setengah tahunan aku pakai. Kalo klaim mencerahkannya, mungkin karena aku pakai satu set ya, jadi ya bener-bener terbukti walaupun hasilnya nggak drastis. Yang pasti meningkatkan tone kulitku dari sebelumnya.

Kesimpulannya :
(+) mudah didapatkan di supermarket, tapi anehnya belum pernah nemu di Carrefour
(+) mencerahkan
(+) wanginya nggak mengganggu
(+) ada varian lain: Lavender dan Cherry Blossom
(-) hanya tersedia satu ukuran, walaupun tersedia kemasan refillnya juga
(-) masih ada sensasi licin setelah dibilas

Harga : Rp. 18.000,- sekian, refill juga segituan harganya.
Beli : di supermarket, tapi anehnya, di Carrefour kok gak ada ya produk ini? Apa aku yang kurang teliti nyarinya? Hmmm.
Rate : 8/10
Repurchase : Yes.

Nah, akhirnya kelar juga nulis post baru, hehehe. Maaf ya lama banget nggak update blog. A lot of things happened in my life beberapa bulan terakhir ini, dari urusan koas sampe masalah kesehatan juga, jadi fokusnya terbelah dan gak bisa posting blog deh, hihi. Insya Allah dalam waktu dekat akan ada post-post baru, cuma tinggal foto-foto aja kok. Semoga postnya bermanfaat ya beauties, feel free to ask apapun yang belum tercantum dalam tulisan di atas. Oh iya kelupaan, selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan bagi yang menjalankan, semoga kualitas ibadah kita di bulan Ramadhan kali ini lebih baik daripada di Ramadhan-Ramadhan sebelumnya, Aamiin. Wassalamu'alaikum... ^^

*****

Mind to follow me via GFC? And also check out my Instagram page here! Thanks... ^^

Sunday, November 23, 2014

Review: Iria Goat's Milk Whitening Body Scrub "Jasmine"

Assalamu'alaikuuum..

Kali ini aku mau mereview body scrub yang baru-baru ini aku pake nih. Ini percobaan pertama, dan semoga aja cocok, hahaha..

Alesan aku nyoba produk ini karena kayaknya sekarang lagi booming deh produk "cap domba" kayak gini, makanya pengen nyoba. Terus aku juga tergiur sama cerita temenku yang katanya enak pake body scrub ini, apalagi yang varian jasmine. Efek ngelembapinnya juga bagus. Tapi itu kata temenku lho yaaa.. Kalo menurutku? Makanya baca aja sampe selesai yuuuk..

Tapi, seperti di postku yang ini, aku kan bilang kalo aku udah ada body scrub andalan, yaitu Herborist strawberry, so Herborist-nya dilanjutin nggak? Karena masih fifty-fifty maju mundur cantik.. cantik.. gara-gara bimbang (plus: aku suka karena dia strawberry. minus: nggak suka sama teksturnya, butiran scrubnya terlalu lembut), makanya mending aku ganti body scrub aja deh, hahaha..

Aku nggak cuma beli body scrub aja loh, aku juga beli body lotion dan shower creamnya. Tapi mereka kita rasani lain waktu aja yaaa..


Kemasannya sama aja ya, standar kayak body scrub umumnya, yaitu jar berbentuk bulat dan di dominasi warna kuning. Ada gambar mbek dan bunga melatinya, hehehe.. Oh iya, ini aku beli yang ukuran kecil ya, netto 100 g.


Ini kalo mau lihat samping-sampingnya..


Ini bagian belakang kemasannya. Pada nyari ingredients nya nggak? Nih aku kasih fotonya, tapi aku nggak mau komentar, karena aku nggak begitu mempermasalahkan urusan ingredients, hehehe..


Terus pas dibuka, langsung kelihatan scrubnya yang berwarna putih dengan titik-titik hitam yang aku nggak tau itu apa. Wanginya, hmmm, nggak bisa deskripsiin, hahaha.. Yang pasti nggak bikin mual, itu udah cukup buat aku.


Colek-colek-colek.. Konsistensinya nggak kental-kental banget, tapi juga nggak encer-encer amat. Buatku konsistensi teksturnya pas. Pas di sini maksudnya jadi nggak bakal seret pas dipake, tapi juga nggak bikin bertanya-tanya seperti, "ini scrub bukan sih, encer amat gini?" gara-gara terlalu encer. Perfecto!


Pas coba aku pake di tangan, girang banget rasanya. Scrubnya geday-geday! Me likey! Jadi mantep deh pakenya, wakakak. Tapi walaupun gitu, dia nggak ada efek seperti "daki rontok" ya, jadi mau digosok selama apapun, sekeras apapun, nggak bakal ada seperti residu-residu yang berubah warna menjadi kecoklatan. Jadi malah kayak meresap ke kulit gitu, cuma ninggalin butiran-butiran scrub aja yang nggak bisa "terserap" ke kulit.


Cara Pakai :
1. Oleskan scrub ke badan. Scrub ini lebih baik digunakan pas badan masih kering sebelum mandi, kalo nggak ntar bakal licin-licin gitu. Tapi akhir-akhir ini aku suka oles-oles minyak zaitun dulu ke badan sebelum oles-oles scrub ini, nanti hasilnya kulit bakal jadi lebih lembut. Dan juga untuk menghindari kerasnya gesekan antara scrub sama kulit, karena walaupun aku suka butiran scrubnya yang gede, sakit juga lho kalo kekencengan gosok-gosok scrubnya.
2. Gosok-gosok terus seperlunya, kalian kira-kira sendiri aja mau berapa lama, udah ngerasa bersih belum kulitnya.
3. Kalo udah, bilas deh. Terus mandi. Kalo mau hasil lebih maksimal, mandinya pake sabun mandinya juga. Eits, reviewnya coming soon yaaa..

My Personal Opinion :
Aku suuuka banget sama scrub ini! Apalagi kalo habis itu pake sabun mandinya, terus ntar selesainya pake body lotionnya. Wuiiih, lembapnya nampol! Kayaknya emang produk susu kambing ini daya ngelembapinnya lumayan deh. Soalnya konsulen SpKK-ku juga pernah ngerekomendasiin produk yang ada "cap domba"nya (tapi nggak merujuk ke satu brand yaaa..) buat pasien yang sakit kulit waktu itu karena kandungan pelembapnya emang banyak.

Terus kan di judul scrubnya ada embel-embel "whitening", apa bener bisa mencerahkan kulitku? Surprised, bisa ternyata sodara-sodara! Pernah kan aku nyebut entah di post yang mana, kalo untuk perawatan kulit badan aku suka banget yang ada whiteningnya, walaupun tetep mengutamakan yang daya melembapkannya tinggi, tapi kalo suatu produk bisa mencerahkan SEKALIGUS melembapkan, why not? Dan produk ini bener-bener telah mencuri hatiku! Mungkin, mungkin nih, ada faktor "rajin pakai"nya juga dan pake satu rangkaian sekaligus jadi efeknya makin kelihatan, tapi tetep aja produk ini nggak cuma omong doang, hahaha..

Kesimpulannya :
(+) murah
(+) mudah di dapatkan di supermarket
(+) ada ukuran besar dan kecil
(+) travel-friendly (yang ukuran kecil)
(+) scrubnya geday (for me, tapi ada juga yang nggak suka karena scrubnya gede)
(+) melembapkan banget, tahan seharian
(+) mencerahkan!!!
(+) wanginya nggak mengganggu
(+) variannya banyak, ada yang Lavender dan Cherry Blossom
(-) so far, NGGAK ADA!

Harga : Rp. 9.000,-an (yang kecil), Rp. 18.000,-an (yang besar)
Beli : di supermarket
Rate : 9/10 (nggak ada yang sempurna, kesempurnaan cuma milik Allah SWT semata..)
Repurchase : YES!

Nah, itu dia review tentang body scrub yang sekarang jadi favoritku. Kalian pernah nyoba scrub ini? Pendapat kalian sama nggak kayak aku? Atau mungkin kalian pernah nyoba yang varian lain? Share dong sini, siapa tau bisa saling meracuni, hahaha.. Sekian dulu post ku kali ini. Semoga membantu buat yang lagi cari review tentang body scrub ini yaaa.. Bye for now, see ya on the next post, and stay BEAUTIFUL! *kisses*

*****

Monday, October 20, 2014

Makeup Look: Sugar Skull (Halloween Inspired)

Hai hai hai semuanya, Assalamu'alaikum...

Lama banget nggak main-main makeup yaaa. Mumpung pas banget momennya, tanggal 31 Oktober besok kan Halloween Day, aku mau bikin Sugar Skull makeup nih!

Sugar Skull makeup sebenernya udah bukan merupakan makeup yang "baru" ya, cuma aku kan belum pernah bikin, makanya aku pengen nih bikin barang satuuu aja. Penasaran! Hahaha...

Sugar Skull versiku simple aja sih bikinnya, skill ku juga masih amatir banget soalnya, yang penting pernah bikin, udah puas deh, hehehe. Kayak gini nih Sugar Skull versi bikinanku :


Bikinnya yang versi seger, campuran warna hijau, oranye, sama merah, hihihi... Tapi ekspresinya nggak ada seger-segernya ya? Emang dibikin sangar sih ekspresinya, hahaha.






Take a closer look yuk buat liat detailnya.


Simple aja desain matanya, cuma bebungaan gitu. Hiasan dahi juga aku bikin seakan-akan ada bunga mekar di situ, hahaha...


Kalo warna bibir, sengaja aku bikin gradasi merah ke oranye. Terus juga ada aksen mirip bibir di jahit. Hiasan di dagu aku bikin mirip kayak bunga teratai yang baru mekar gitu.

What do you think? Feeling inspired? Hehehe... Makasih udah mau mampir ya, semoga post kali ini bermanfaat. Ayok, share Halloween makeup mu juga yuk! Bye for now, and stay BEAUTIFUL! *kisses*


-----

Sunday, October 12, 2014

Makeup Look: Pink October (support Breast Cancer Awareness month!)

Hallo Assalamu'alaikum semuaaa...

Kali ini aku mau share makeup look bikinanku yang bernuansa pink-pink nih. Karena bulan Oktober adalah bulannya Breast Cancer Awareness, pikirku pas banget nih kalo bikin makeup look yang bernuansa pink-pink gitu, hihihi. Kayak gini hasilnya :







Ini detail matanya :



Ternyata warna pink di mix sama warna copper hasilnya bagus ya? Itu eye shadow warna coppernya aku taruh di tengah-tengah eyelids, terus ditimpa atasnya sama eye shadow warna pink tua, terus di crease nya aku kasih eye shadow warna pink muda yang hampir peach, terus dibaurkan.


Untuk warna bibirnya aku sengaja pilih yang soft pink, karena warna matanya sendiri udah stand out. Kalo di kasih warna pink gonjreng takutnya ntar keramean dan malah jadi kayak ondel-ondel, hehehe.

Product used :


Face :
- Revlon ColorStay Makeup with SoftFlex SPF 6 Foundation for Combination/Oily Skin #200 Natural Beige
- Wardah Everyday Luminous Two Way Cake #04 Light Ivory

Eyes :
- Inez Color Contour Plus Eye Shadow Collection #05 Venice
- Viva Eye Shadow #05
- Revlon ColorStay Eyeliner #Black
- Pixy Volumizing Waterproof Mascara #Black
- Viva Queen Eye Brow Pencil #Black and #Brown

Cheeks :
- Viva Fin Touch #3

Lips :
- Viva Queen Moisture Lipstick #110

Nah, karena post kali ini juga nyinggung-nyinggung dikit tentang Breast Cancer Awareness, aku mau ngobrol dikit tentang breast cancer alias kanker payudara nih.

Bagi wanita, jelas payudara itu adalah hal yang penting dan krusial banget, makanya kesehatannya juga harus di jaga. Kalo ada gejala-gejala dikit aja yang sekiranya kok aneh dan lain daripada biasanya terjadi pada payudara kita, alangkah baiknya kalo kita memeriksakan payudara kita ke dokter.

Gejala-gejala awal kanker payudara itu apa aja sih?

1. Benjolan di payudara
Ini merupakan gejala awal yang umum yang terjadi pada kanker payudara.

2. Benjolan di ketiak
Kadang nggak terasa sakit dan teraba lunak.

3. Perubahan bentuk payudara

4. Perubahan warna kulit
Kulit bisa berubah warna menjadi kemerahan, membengkak, atau bahkan kulit payudara tampak terlihat seperti kulit buah jeruk.

5. Perubahan puting susu
Dari puting susu bisa mengeluarkan cairan dan puting susu melesak masuk ke dalam.

Maka dari itu, kenali payudaramu! Semua wanita harus peduli dengan kesehatan payudaranya. Terbukti 95% wanita yang terdiagnosis pada tahap awal kanker payudara dapat bertahan hidup lebih dari lima tahun setelah terdiagnosis sehingga banyak dokter yang merekomendasikan agar para wanita menjalani ‘SADARI’ (periksa payudara sendiri – saat menstruasi – pada hari ke 7 sampai dengan hari ke 10 setelah hari pertama haid) di rumah secara rutin dan menyarankan dilakukannya pemeriksaan rutin tahunan untuk mendeteksi benjolan pada payudara. Pemeriksaan payudara sendiri dapat dilakukan pada usia 20 tahun atau lebih. Bagi wanita usia lebih dari 30 tahun dapat melakukan pemeriksaan payudara sendiri maupun ke bidan atau dokter untuk setiap tahunnya.

Cara melakukan pemeriksaan SADARI adalah sebagai berikut :

1. Perhatikan payudara dengan seksama, lihat apakah ada kelainan ataukah normal saja. Caranya ada dua, pertama dengan mengangkat kedua tangan hingga di atas kepala. Kedua, letakkan kedua tangan di pinggang. Cara ini bisa membantu untuk mengenali payudara. Apakah ada perubahan bentuk atau payudara tidak simetris. Cara ini juga bisa melihat apakah terdapat kerutan pada payudara, kulit berubah seperti kulit jeruk. Jika menemukan tanda ini sebaiknya segera periksa ke dokter.

2. Angkat lengan kiri ke atas kepala untuk melakukan pijatan lembut pada payudara. Gunakan permukaan jari yang rata untuk mengurut payudara. Pastikan untuk menyentuh seluruh bagian payudara. Gunakan pola yang sama setiap bulannya. Meraba, menekan, atau memijat lembut payudara membantu mengetahui apakah ada benjolan atau tidak. Meski tidak semua benjolan adalah kanker, tetap saja, perlu segera periksakan ke dokter untuk mendiagnosa dan mendapatkan penangangan yang lebih tepat.

3. Pemeriksaan payudara sendiri bisa dilakukan dengan tiga gerakan pijatan. Pertama gerakan arah berputar dengan menyentuh seluruh bagian payudara. Raba payudara dengan gerakan memutar seperti mengelilingi area puting. Gerakan kedua, lakukan pemeriksaan payudara sendiri secara sistematis, dengan arah naik dan turun. Pastikan seluruh bagian payudara tersentuh, baik bagian pinggir dan tengahnya. Ketiga, lakukan pemeriksaan payudara sendiri dengan gerakan arah keluar dan masuk di setiap bagian payudara.

4. Periksa juga puting dengan menekannya lembut. Pastikan apakah ada cairan yang keluar. Jika puting menjadi lunak, mengeluarkan darah atau cairan, ini pertanda agar segera memeriksakan diri ke dokter. Selain itu ada juga tanda lain seperti puting bersisik, memerah, dan bengkak.

5. Pemeriksaan payudara sendiri juga bisa dilakukan dengan berbaring. Caranya periksa daerah antara payudara dan ketiak, serta daerah antara payudara dan tulang dada, sambil berbaring. Ulangi semua langkah 3 di atas (gerakan meraba, memijat, dan menekan lembut) untuk payudara sebelah kanan. Waspadai benjolan di sekitar ketiak.

Waaa, lumayan panjang juga ya post kali ini. Tumben aku niat ngerjainnya, hehehe... Semoga post kali ini bermanfaat ya beauties. Ingat, sebagai wanita kita harus peduli kesehatan payudara kita. Okay, bye for now, see you on the next post, and stay BEAUTIFUL! *kisses*


-----

Friday, October 10, 2014

My Shocking Pink Lipstick Collections!

Assalamu'alaikum semuanyaaa...

Kali ini aku mau share koleksi lipstikku yang warnanya pink cetar menyala (kalo dipake di bibirku) nih. Aslinya aku bukan penggemar lipstik warna pink menyala gitu. Semua pink lipstikku di post ini adalah murni hasil "salah beli shade". Menyedihkan sekali ya, salah kok diulang mulu? :(


Apa aja lipstik-lipstik tersebut? Yuk mari di lihat...

1. NYX Soft Matte Lip Cream "Antwerp"


Ini kayaknya lipstik matte sejuta umat deh... Dan aku, sebagai pecinta lipstik matte (tapi sekarang lagi selingkuh sama moisturizing lipstick gara-gara bibirku lagi rewel), jelas pengen nyoba NYX SMLC "Antwerp" ini juga. Tapi, bukannya jadi soft pink gitu, di bibirku jadinya malah pink cetar! Sediiih... :( Tapi walau gitu, lipstik ini masih tetep aku pake kok sesekali kalo lagi pengen dandan yang "berani".



Harga : Rp. 100.000,-
Beli di : counter NYX Centro

2. Sariayu Lipstick Borneo B-01


Khusus lipstik yang satu ini aku emang sengaja nyari lipstik dengan shade pink menyala. Nggak ada alesan khusus, cuma karena aku udah punya lipstik dengan warna oranye menyala, pengen juga deh punya lipstik yang warnanya pink menyala. Tapi ternyata pink nya nggak cocok ke warna kulitku. Nggak tau deh, kesannya dekil aja kalo pake warna ini. Jadinya lipstik ini aku anggurin gitu aja deh, padahal teksturnya bagus. Lipstik dari Sariayu kan emang bagus-bagus teksturnya.



Harga : Rp. 33.000,-
Beli di : counter Sariayu

3. Wardah Exclusive Lipstick 36 "Sugary Pink"


Ih, aku jengkel banget sama lipstik dari Wardah yang seri Exclusive ini. Bukan jengkel yang gimana-gimana, tapi tiap nyoba tester di counternya warnanya pasti selalu baguuus, soft, lembuuut, caem, yahud, cute, tapiii ...setelah dibawa pulang dan dicoba, jadinya mesti jelek! Ntah yang washed out lah, terlalu gonjreng lah, apa lah. Serius! Aku udah nyoba sekitar 5 shade dan yang berhasil cuma satu, si 33 "Peach brown". Haduuuh... Tapi, apa aku kapok? Nggak juga, hahaha. Aku malah pengen nyoba yang shade 49 "Chestnut", penasaraaan. :D


Beberapa hari yang lalu lipstik ini aku pake buat kondangan, dan kata temenku warnanya cantik, bagus, nggak cetar-cetar amat. Aku jadi mikir, kayaknya lipstik ini mau aku simpen aja deh, siapa tau kalo ada acara kondangan lagi dan sebagai alternatif lipstik warna merah buat kondangan, hahaha.


Harga : Rp. 26.000,-
Beli di : counter Wardah

4. Purbasari Matte Lipstick 89 "Jade"


Beli ini lagi-lagi gara-gara pas swatch warnanya cantik, bagus, soft gitu. Eh ternyata lagi-lagi terlalu gonjreng di bibirku. Ada apa dengan diriku dan lipstik warna pink menyala ya?? *nangis di pojokan sambil pegang lipstik* :'(


Kena racun lipstik matte Purbasari ini, katanya teksturnya bagus, dan walaupun matte dia nggak bikin bibir terlalu kering. Eh bener aja, teksturnya emang bagus kok. Mana harganya murah pula! Pengen nyoba shade lain deh, nomer 81 misalnya, hehehe...


Harga : Rp. 23.000,-
Beli di : counter Purbasari

Sebenernya masih ada banyak lipstik-lipstik pink menyala "salah beli shade" punyaku lainnya, tapi kebanyakan udah aku buang atau aku kasih ke temen-temenku. Aku kira, dengan "buang sial" dengan cara bagi-bagi ke temen-temen gitu nggak bakal bikin koleksi lipstik pink "salah shade"ku nambah, ternyata yo podo wae! -_-

Tapi, shade pink dari lipstik-lipstik ini bisa berbeda-beda tergantung warna alami bibir masing-masing loh. Warna bibirku cenderung kalo dikasih lipstik warnanya bakal berubah banget, beda sama warna di bullet nya. Derita bibir pigmented. -_- Tapi ada yang cocok-cocok aja, malah berkesan soft gitu kalo di pakein salah satu lipstik di atas, contohnya si NYX SMLC "Antwerp". Iri deeeh... :(

Nah, sekian post ku kali ini. Walaupun post ini isinya menyedihkan, semoga malah jadi pencerahan buat yang lagi nyari referensi pink lipstick yaaa, hehehe... Aslinya warna pink menyala itu seger kok, cuma aku kurang demen aja buat harian. Lebih suka oranye, karena kesannya lebih seger! Okey, bye for now yak beauties, sampai jumpa di post berikutnya, dan jangan lupa, stay BEAUTIFUL! *kisses*

-----

Tuesday, October 7, 2014

My Strawberry Skin Care Collections #1

Hollaaa... Assalamu'alaikum...

Kembali lagi dengan Dila di siniii. Kali ini aku mau share tentang skin care punyaku yang ada "bau-bau"an strawberry nya niiih. Itu di judulnya aku kasih hastag #1 karena siapa tau aku nambahin list koleksi skin care aroma strawberry yang baru, jadi besok-besok kalo mau update tinggal nambah hastag aja, hihihi.

Kenapa kok strawberry? Soalnya aku jatuh cinta sama aroma strawberry yang manis-manis gitu kayak aku hihihi. Apa aja sih mereka? Penasaran? Yuk mari ditengok.


1. The Body Shop Body Butter Strawberry
2. The Body Shop Gel Shower Strawberry
3. Herborist Lulur Tradisional Bali Ekstrak Strawberry

Coba kita ulas singkat satu persatu yaaa.

1. The Body Shop Body Butter Strawberry
Dulu sebelum punya body butter TBS strawberry ini aku pake body butter dari Wardah yang wangi strawberry juga. Enak sih, suka, manis wanginya, tapi lama-lama kok wanginya berubah jadi apek ya? Serius deh. Makanya, aku ganti pake body butter TBS ini dan wanginya aweeet nempel di badan, dan tetep seger!


Awalnya aku beli yang kecil buat coba-coba. Pas abis, ketagihan, terus repurchase yang gede deh. Awet banget dipakenya, atau akunya kali ya yang nggak rutin pake?, 250 ml ini bisa dipake 3 bulan lebih di aku. Wadah yang kecil emang sengaja nggak aku buang karena buat depot kalo dibawa pergi sehari-hari, soalnya wadah yang gede menuh-menuhin tempat cyint, huhuhu.


Namanya aja body butter ya, jadi daya lembapnya pasti lebih juara daripada body lotion biasa. Suka banget sama kulitku yang kenyal kalo abis pake ini. Biasanya aku pake abis mandi dimana kadar kelembapan kulit berkurang karena pengaruh sabun mandi.

Harga: Rp.229.000,- (200ml), Rp. 89.000,- (50ml)
Beli di: counter The Body Shop.
Rate: 9/10
Repurchase: yes.

2. The Body Shop Shower Gel Strawberry
Beli ini karena pengen ngelengkapin skin care aroma strawberry aja sih, hehehe. Jadi biar kalo kemana-mana akunya wangi semerbak strawberry gituuu.

Isinya tinggal dikit. :P

Tapi wanginya nggak awet, wanginya cuma ada sampe selesai mandi aja. Habis mandi, wanginya cuma tinggal nyisa dikit. Makanya pake body butternya biar makin kecium wanginya. Mau tambah wangi strawberry lagi? Pake body mist nya juga, tapi aku nggak punya, hahaha.


Teksturnya encer banget, terus berwarna merah jernih. Pas dipake mandi, setelah dibilas rasanya masih licin gitu kulitnya, nggak bisa keset. Padahal aku kurang begitu suka sama sabun mandi yang ninggalin kesan licin setelah dibilas. :(


Harga: Rp. 109.000,-
Beli di: counter The Body Shop
Rate: 6/10
Repurchase: no.

3. Herborist Lulur Tradisional Bali Ekstrak Strawberry
Nemu lulur ini nggak sengaja pake banget. Pas waktu itu lulur Purbasari ku udah habis, pengen beli lagi tapi nggak mau varian yang sama. Pas nyari di supermarket deket rumah, eh kok ada lulur brand lokal yang ada ekstrak strawberry nya? Langsung deh tancap tanpa babibu langsung bawa ke kasir, hehehe.


Aslinya aku kurang begitu suka sama lulur bali, karena terlalu thick teksturnya, jadi seret pas di oles ke kulit. Dan bener aja, perlu tenaga ekstra deh buat oles-oles lulurnya ke kulitku. Tapi mau gimana lagi, aku udah terlanjur jatuh cinta sama aroma strawberry dan murahnya, hahaha.


Tapi, pas aku repurchase lagi, beruntungnya aku dapet yang teksturnya nggak se-seret yang pas aku beli pertama. Nggak tau gimana kok bisa beda, yang pasti malah bikin aku makin suka sama lulur bali ini, hihihi.


Harga: Rp. 11.000,-
Beli di: supermarket terdekat
Rate: 7,5/10
Repurchase: yes, sampe nemu lulur wangi strawberry lain, hehehe.

Nah, itu dia beberapa koleksi skin care aroma strawberry ku. Kalian kalo milih skin care suka yang aroma apa nih? Share ke aku juga dong. Sekian dulu post kali ini, semoga bisa dijadiin bahan referensi kalo mau nyari skin care wangi strawberry yaaa, hehehe. Bye for now, see you, and stay BEAUTIFUL! *kisses*

-----

Related Posts

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...