Monday, November 24, 2014

Review: Iria Goat's Milk Whitening Body Scrub "Jasmine"

Assalamu'alaikuuum..

Kali ini aku mau mereview body scrub yang baru-baru ini aku pake nih. Ini percobaan pertama, dan semoga aja cocok, hahaha..

Alesan aku nyoba produk ini karena kayaknya sekarang lagi booming deh produk "cap domba" kayak gini, makanya pengen nyoba. Terus aku juga tergiur sama cerita temenku yang katanya enak pake body scrub ini, apalagi yang varian jasmine. Efek ngelembapinnya juga bagus. Tapi itu kata temenku lho yaaa.. Kalo menurutku? Makanya baca aja sampe selesai yuuuk..

Tapi, seperti di postku yang ini, aku kan bilang kalo aku udah ada body scrub andalan, yaitu Herborist strawberry, so Herborist-nya dilanjutin nggak? Karena masih fifty-fifty maju mundur cantik.. cantik.. gara-gara bimbang (plus: aku suka karena dia strawberry. minus: nggak suka sama teksturnya, butiran scrubnya terlalu lembut), makanya mending aku ganti body scrub aja deh, hahaha..

Aku nggak cuma beli body scrub aja loh, aku juga beli body lotion dan shower creamnya. Tapi mereka kita rasani lain waktu aja yaaa..


Kemasannya sama aja ya, standar kayak body scrub umumnya, yaitu jar berbentuk bulat dan di dominasi warna kuning. Ada gambar mbek dan bunga melatinya, hehehe.. Oh iya, ini aku beli yang ukuran kecil ya, netto 100 g.


Ini kalo mau lihat samping-sampingnya..


Ini bagian belakang kemasannya. Pada nyari ingredients nya nggak? Nih aku kasih fotonya, tapi aku nggak mau komentar, karena aku nggak begitu mempermasalahkan urusan ingredients, hehehe..


Terus pas dibuka, langsung kelihatan scrubnya yang berwarna putih dengan titik-titik hitam yang aku nggak tau itu apa. Wanginya, hmmm, nggak bisa deskripsiin, hahaha.. Yang pasti nggak bikin mual, itu udah cukup buat aku.


Colek-colek-colek.. Konsistensinya nggak kental-kental banget, tapi juga nggak encer-encer amat. Buatku konsistensi teksturnya pas. Pas di sini maksudnya jadi nggak bakal seret pas dipake, tapi juga nggak bikin bertanya-tanya seperti, "ini scrub bukan sih, encer amat gini?" gara-gara terlalu encer. Perfecto!


Pas coba aku pake di tangan, girang banget rasanya. Scrubnya geday-geday! Me likey! Jadi mantep deh pakenya, wakakak. Tapi walaupun gitu, dia nggak ada efek seperti "daki rontok" ya, jadi mau digosok selama apapun, sekeras apapun, nggak bakal ada seperti residu-residu yang berubah warna menjadi kecoklatan. Jadi malah kayak meresap ke kulit gitu, cuma ninggalin butiran-butiran scrub aja yang nggak bisa "terserap" ke kulit.


Cara Pakai :
1. Oleskan scrub ke badan. Scrub ini lebih baik digunakan pas badan masih kering sebelum mandi, kalo nggak ntar bakal licin-licin gitu. Tapi akhir-akhir ini aku suka oles-oles minyak zaitun dulu ke badan sebelum oles-oles scrub ini, nanti hasilnya kulit bakal jadi lebih lembut. Dan juga untuk menghindari kerasnya gesekan antara scrub sama kulit, karena walaupun aku suka butiran scrubnya yang gede, sakit juga lho kalo kekencengan gosok-gosok scrubnya.
2. Gosok-gosok terus seperlunya, kalian kira-kira sendiri aja mau berapa lama, udah ngerasa bersih belum kulitnya.
3. Kalo udah, bilas deh. Terus mandi. Kalo mau hasil lebih maksimal, mandinya pake sabun mandinya juga. Eits, reviewnya coming soon yaaa..

My Personal Opinion :
Aku suuuka banget sama scrub ini! Apalagi kalo habis itu pake sabun mandinya, terus ntar selesainya pake body lotionnya. Wuiiih, lembapnya nampol! Kayaknya emang produk susu kambing ini daya ngelembapinnya lumayan deh. Soalnya konsulen SpKK-ku juga pernah ngerekomendasiin produk yang ada "cap domba"nya (tapi nggak merujuk ke satu brand yaaa..) buat pasien yang sakit kulit waktu itu karena kandungan pelembapnya emang banyak.

Terus kan di judul scrubnya ada embel-embel "whitening", apa bener bisa mencerahkan kulitku? Surprised, bisa ternyata sodara-sodara! Pernah kan aku nyebut entah di post yang mana, kalo untuk perawatan kulit badan aku suka banget yang ada whiteningnya, walaupun tetep mengutamakan yang daya melembapkannya tinggi, tapi kalo suatu produk bisa mencerahkan SEKALIGUS melembapkan, why not? Dan produk ini bener-bener telah mencuri hatiku! Mungkin, mungkin nih, ada faktor "rajin pakai"nya juga dan pake satu rangkaian sekaligus jadi efeknya makin kelihatan, tapi tetep aja produk ini nggak cuma omong doang, hahaha..

Kesimpulannya :
(+) murah
(+) mudah di dapatkan di supermarket
(+) ada ukuran besar dan kecil
(+) travel-friendly (yang ukuran kecil)
(+) scrubnya geday (for me, tapi ada juga yang nggak suka karena scrubnya gede)
(+) melembapkan banget, tahan seharian
(+) mencerahkan!!!
(+) wanginya nggak mengganggu
(+) variannya banyak, ada yang Lavender dan Cherry Blossom
(-) so far, NGGAK ADA!

Harga : Rp. 9.000,-an (yang kecil), Rp. 18.000,-an (yang besar)
Beli : di supermarket
Rate : 9/10 (nggak ada yang sempurna, kesempurnaan cuma milik Allah SWT semata..)
Repurchase : YES!

Nah, itu dia review tentang body scrub yang sekarang jadi favoritku. Kalian pernah nyoba scrub ini? Pendapat kalian sama nggak kayak aku? Atau mungkin kalian pernah nyoba yang varian lain? Share dong sini, siapa tau bisa saling meracuni, hahaha.. Sekian dulu post ku kali ini. Semoga membantu buat yang lagi cari review tentang body scrub ini yaaa.. Bye for now, see ya on the next post, and stay BEAUTIFUL! *kisses*

*****

Tuesday, October 21, 2014

Makeup Look: Sugar Skull (Halloween Inspired)

Hai hai hai semuanya, Assalamu'alaikum...

Lama banget nggak main-main makeup yaaa. Mumpung pas banget momennya, tanggal 31 Oktober besok kan Halloween Day, aku mau bikin Sugar Skull makeup nih!

Sugar Skull makeup sebenernya udah bukan merupakan makeup yang "baru" ya, cuma aku kan belum pernah bikin, makanya aku pengen nih bikin barang satuuu aja. Penasaran! Hahaha...

Sugar Skull versiku simple aja sih bikinnya, skill ku juga masih amatir banget soalnya, yang penting pernah bikin, udah puas deh, hehehe. Kayak gini nih Sugar Skull versi bikinanku :


Bikinnya yang versi seger, campuran warna hijau, oranye, sama merah, hihihi... Tapi ekspresinya nggak ada seger-segernya ya? Emang dibikin sangar sih ekspresinya, hahaha.






Take a closer look yuk buat liat detailnya.


Simple aja desain matanya, cuma bebungaan gitu. Hiasan dahi juga aku bikin seakan-akan ada bunga mekar di situ, hahaha...


Kalo warna bibir, sengaja aku bikin gradasi merah ke oranye. Terus juga ada aksen mirip bibir di jahit. Hiasan di dagu aku bikin mirip kayak bunga teratai yang baru mekar gitu.

What do you think? Feeling inspired? Hehehe... Makasih udah mau mampir ya, semoga post kali ini bermanfaat. Ayok, share Halloween makeup mu juga yuk! Bye for now, and stay BEAUTIFUL! *kisses*


-----

Monday, October 13, 2014

Makeup Look: Pink October (support Breast Cancer Awareness month!)

Hallo Assalamu'alaikum semuaaa...

Kali ini aku mau share makeup look bikinanku yang bernuansa pink-pink nih. Karena bulan Oktober adalah bulannya Breast Cancer Awareness, pikirku pas banget nih kalo bikin makeup look yang bernuansa pink-pink gitu, hihihi. Kayak gini hasilnya :







Ini detail matanya :



Ternyata warna pink di mix sama warna copper hasilnya bagus ya? Itu eye shadow warna coppernya aku taruh di tengah-tengah eyelids, terus ditimpa atasnya sama eye shadow warna pink tua, terus di crease nya aku kasih eye shadow warna pink muda yang hampir peach, terus dibaurkan.


Untuk warna bibirnya aku sengaja pilih yang soft pink, karena warna matanya sendiri udah stand out. Kalo di kasih warna pink gonjreng takutnya ntar keramean dan malah jadi kayak ondel-ondel, hehehe.

Product used :


Face :
- Revlon ColorStay Makeup with SoftFlex SPF 6 Foundation for Combination/Oily Skin #200 Natural Beige
- Wardah Everyday Luminous Two Way Cake #04 Light Ivory

Eyes :
- Inez Color Contour Plus Eye Shadow Collection #05 Venice
- Viva Eye Shadow #05
- Revlon ColorStay Eyeliner #Black
- Pixy Volumizing Waterproof Mascara #Black
- Viva Queen Eye Brow Pencil #Black and #Brown

Cheeks :
- Viva Fin Touch #3

Lips :
- Viva Queen Moisture Lipstick #110

Nah, karena post kali ini juga nyinggung-nyinggung dikit tentang Breast Cancer Awareness, aku mau ngobrol dikit tentang breast cancer alias kanker payudara nih.

Bagi wanita, jelas payudara itu adalah hal yang penting dan krusial banget, makanya kesehatannya juga harus di jaga. Kalo ada gejala-gejala dikit aja yang sekiranya kok aneh dan lain daripada biasanya terjadi pada payudara kita, alangkah baiknya kalo kita memeriksakan payudara kita ke dokter.

Gejala-gejala awal kanker payudara itu apa aja sih?

1. Benjolan di payudara
Ini merupakan gejala awal yang umum yang terjadi pada kanker payudara.

2. Benjolan di ketiak
Kadang nggak terasa sakit dan teraba lunak.

3. Perubahan bentuk payudara

4. Perubahan warna kulit
Kulit bisa berubah warna menjadi kemerahan, membengkak, atau bahkan kulit payudara tampak terlihat seperti kulit buah jeruk.

5. Perubahan puting susu
Dari puting susu bisa mengeluarkan cairan dan puting susu melesak masuk ke dalam.

Maka dari itu, kenali payudaramu! Semua wanita harus peduli dengan kesehatan payudaranya. Terbukti 95% wanita yang terdiagnosis pada tahap awal kanker payudara dapat bertahan hidup lebih dari lima tahun setelah terdiagnosis sehingga banyak dokter yang merekomendasikan agar para wanita menjalani ‘SADARI’ (periksa payudara sendiri – saat menstruasi – pada hari ke 7 sampai dengan hari ke 10 setelah hari pertama haid) di rumah secara rutin dan menyarankan dilakukannya pemeriksaan rutin tahunan untuk mendeteksi benjolan pada payudara. Pemeriksaan payudara sendiri dapat dilakukan pada usia 20 tahun atau lebih. Bagi wanita usia lebih dari 30 tahun dapat melakukan pemeriksaan payudara sendiri maupun ke bidan atau dokter untuk setiap tahunnya.

Cara melakukan pemeriksaan SADARI adalah sebagai berikut :

1. Perhatikan payudara dengan seksama, lihat apakah ada kelainan ataukah normal saja. Caranya ada dua, pertama dengan mengangkat kedua tangan hingga di atas kepala. Kedua, letakkan kedua tangan di pinggang. Cara ini bisa membantu untuk mengenali payudara. Apakah ada perubahan bentuk atau payudara tidak simetris. Cara ini juga bisa melihat apakah terdapat kerutan pada payudara, kulit berubah seperti kulit jeruk. Jika menemukan tanda ini sebaiknya segera periksa ke dokter.

2. Angkat lengan kiri ke atas kepala untuk melakukan pijatan lembut pada payudara. Gunakan permukaan jari yang rata untuk mengurut payudara. Pastikan untuk menyentuh seluruh bagian payudara. Gunakan pola yang sama setiap bulannya. Meraba, menekan, atau memijat lembut payudara membantu mengetahui apakah ada benjolan atau tidak. Meski tidak semua benjolan adalah kanker, tetap saja, perlu segera periksakan ke dokter untuk mendiagnosa dan mendapatkan penangangan yang lebih tepat.

3. Pemeriksaan payudara sendiri bisa dilakukan dengan tiga gerakan pijatan. Pertama gerakan arah berputar dengan menyentuh seluruh bagian payudara. Raba payudara dengan gerakan memutar seperti mengelilingi area puting. Gerakan kedua, lakukan pemeriksaan payudara sendiri secara sistematis, dengan arah naik dan turun. Pastikan seluruh bagian payudara tersentuh, baik bagian pinggir dan tengahnya. Ketiga, lakukan pemeriksaan payudara sendiri dengan gerakan arah keluar dan masuk di setiap bagian payudara.

4. Periksa juga puting dengan menekannya lembut. Pastikan apakah ada cairan yang keluar. Jika puting menjadi lunak, mengeluarkan darah atau cairan, ini pertanda agar segera memeriksakan diri ke dokter. Selain itu ada juga tanda lain seperti puting bersisik, memerah, dan bengkak.

5. Pemeriksaan payudara sendiri juga bisa dilakukan dengan berbaring. Caranya periksa daerah antara payudara dan ketiak, serta daerah antara payudara dan tulang dada, sambil berbaring. Ulangi semua langkah 3 di atas (gerakan meraba, memijat, dan menekan lembut) untuk payudara sebelah kanan. Waspadai benjolan di sekitar ketiak.

Waaa, lumayan panjang juga ya post kali ini. Tumben aku niat ngerjainnya, hehehe... Semoga post kali ini bermanfaat ya beauties. Ingat, sebagai wanita kita harus peduli kesehatan payudara kita. Okay, bye for now, see you on the next post, and stay BEAUTIFUL! *kisses*


-----

Friday, October 10, 2014

My Shocking Pink Lipstick Collections!

Assalamu'alaikum semuanyaaa...

Kali ini aku mau share koleksi lipstikku yang warnanya pink cetar menyala (kalo dipake di bibirku) nih. Aslinya aku bukan penggemar lipstik warna pink menyala gitu. Semua pink lipstikku di post ini adalah murni hasil "salah beli shade". Menyedihkan sekali ya, salah kok diulang mulu? :(


Apa aja lipstik-lipstik tersebut? Yuk mari di lihat...

1. NYX Soft Matte Lip Cream "Antwerp"


Ini kayaknya lipstik matte sejuta umat deh... Dan aku, sebagai pecinta lipstik matte (tapi sekarang lagi selingkuh sama moisturizing lipstick gara-gara bibirku lagi rewel), jelas pengen nyoba NYX SMLC "Antwerp" ini juga. Tapi, bukannya jadi soft pink gitu, di bibirku jadinya malah pink cetar! Sediiih... :( Tapi walau gitu, lipstik ini masih tetep aku pake kok sesekali kalo lagi pengen dandan yang "berani".



Harga : Rp. 100.000,-
Beli di : counter NYX Centro

2. Sariayu Lipstick Borneo B-01


Khusus lipstik yang satu ini aku emang sengaja nyari lipstik dengan shade pink menyala. Nggak ada alesan khusus, cuma karena aku udah punya lipstik dengan warna oranye menyala, pengen juga deh punya lipstik yang warnanya pink menyala. Tapi ternyata pink nya nggak cocok ke warna kulitku. Nggak tau deh, kesannya dekil aja kalo pake warna ini. Jadinya lipstik ini aku anggurin gitu aja deh, padahal teksturnya bagus. Lipstik dari Sariayu kan emang bagus-bagus teksturnya.



Harga : Rp. 33.000,-
Beli di : counter Sariayu

3. Wardah Exclusive Lipstick 36 "Sugary Pink"


Ih, aku jengkel banget sama lipstik dari Wardah yang seri Exclusive ini. Bukan jengkel yang gimana-gimana, tapi tiap nyoba tester di counternya warnanya pasti selalu baguuus, soft, lembuuut, caem, yahud, cute, tapiii ...setelah dibawa pulang dan dicoba, jadinya mesti jelek! Ntah yang washed out lah, terlalu gonjreng lah, apa lah. Serius! Aku udah nyoba sekitar 5 shade dan yang berhasil cuma satu, si 33 "Peach brown". Haduuuh... Tapi, apa aku kapok? Nggak juga, hahaha. Aku malah pengen nyoba yang shade 49 "Chestnut", penasaraaan. :D


Beberapa hari yang lalu lipstik ini aku pake buat kondangan, dan kata temenku warnanya cantik, bagus, nggak cetar-cetar amat. Aku jadi mikir, kayaknya lipstik ini mau aku simpen aja deh, siapa tau kalo ada acara kondangan lagi dan sebagai alternatif lipstik warna merah buat kondangan, hahaha.


Harga : Rp. 26.000,-
Beli di : counter Wardah

4. Purbasari Matte Lipstick 89 "Jade"


Beli ini lagi-lagi gara-gara pas swatch warnanya cantik, bagus, soft gitu. Eh ternyata lagi-lagi terlalu gonjreng di bibirku. Ada apa dengan diriku dan lipstik warna pink menyala ya?? *nangis di pojokan sambil pegang lipstik* :'(


Kena racun lipstik matte Purbasari ini, katanya teksturnya bagus, dan walaupun matte dia nggak bikin bibir terlalu kering. Eh bener aja, teksturnya emang bagus kok. Mana harganya murah pula! Pengen nyoba shade lain deh, nomer 81 misalnya, hehehe...


Harga : Rp. 23.000,-
Beli di : counter Purbasari

Sebenernya masih ada banyak lipstik-lipstik pink menyala "salah beli shade" punyaku lainnya, tapi kebanyakan udah aku buang atau aku kasih ke temen-temenku. Aku kira, dengan "buang sial" dengan cara bagi-bagi ke temen-temen gitu nggak bakal bikin koleksi lipstik pink "salah shade"ku nambah, ternyata yo podo wae! -_-

Tapi, shade pink dari lipstik-lipstik ini bisa berbeda-beda tergantung warna alami bibir masing-masing loh. Warna bibirku cenderung kalo dikasih lipstik warnanya bakal berubah banget, beda sama warna di bullet nya. Derita bibir pigmented. -_- Tapi ada yang cocok-cocok aja, malah berkesan soft gitu kalo di pakein salah satu lipstik di atas, contohnya si NYX SMLC "Antwerp". Iri deeeh... :(

Nah, sekian post ku kali ini. Walaupun post ini isinya menyedihkan, semoga malah jadi pencerahan buat yang lagi nyari referensi pink lipstick yaaa, hehehe... Aslinya warna pink menyala itu seger kok, cuma aku kurang demen aja buat harian. Lebih suka oranye, karena kesannya lebih seger! Okey, bye for now yak beauties, sampai jumpa di post berikutnya, dan jangan lupa, stay BEAUTIFUL! *kisses*

-----

Tuesday, October 7, 2014

My Strawberry Skin Care Collections #1

Hollaaa... Assalamu'alaikum...

Kembali lagi dengan Dila di siniii. Kali ini aku mau share tentang skin care punyaku yang ada "bau-bau"an strawberry nya niiih. Itu di judulnya aku kasih hastag #1 karena siapa tau aku nambahin list koleksi skin care aroma strawberry yang baru, jadi besok-besok kalo mau update tinggal nambah hastag aja, hihihi.

Kenapa kok strawberry? Soalnya aku jatuh cinta sama aroma strawberry yang manis-manis gitu kayak aku hihihi. Apa aja sih mereka? Penasaran? Yuk mari ditengok.


1. The Body Shop Body Butter Strawberry
2. The Body Shop Gel Shower Strawberry
3. Herborist Lulur Tradisional Bali Ekstrak Strawberry

Coba kita ulas singkat satu persatu yaaa.

1. The Body Shop Body Butter Strawberry
Dulu sebelum punya body butter TBS strawberry ini aku pake body butter dari Wardah yang wangi strawberry juga. Enak sih, suka, manis wanginya, tapi lama-lama kok wanginya berubah jadi apek ya? Serius deh. Makanya, aku ganti pake body butter TBS ini dan wanginya aweeet nempel di badan, dan tetep seger!


Awalnya aku beli yang kecil buat coba-coba. Pas abis, ketagihan, terus repurchase yang gede deh. Awet banget dipakenya, atau akunya kali ya yang nggak rutin pake?, 250 ml ini bisa dipake 3 bulan lebih di aku. Wadah yang kecil emang sengaja nggak aku buang karena buat depot kalo dibawa pergi sehari-hari, soalnya wadah yang gede menuh-menuhin tempat cyint, huhuhu.


Namanya aja body butter ya, jadi daya lembapnya pasti lebih juara daripada body lotion biasa. Suka banget sama kulitku yang kenyal kalo abis pake ini. Biasanya aku pake abis mandi dimana kadar kelembapan kulit berkurang karena pengaruh sabun mandi.

Harga: Rp.229.000,- (200ml), Rp. 89.000,- (50ml)
Beli di: counter The Body Shop.
Rate: 9/10
Repurchase: yes.

2. The Body Shop Shower Gel Strawberry
Beli ini karena pengen ngelengkapin skin care aroma strawberry aja sih, hehehe. Jadi biar kalo kemana-mana akunya wangi semerbak strawberry gituuu.

Isinya tinggal dikit. :P

Tapi wanginya nggak awet, wanginya cuma ada sampe selesai mandi aja. Habis mandi, wanginya cuma tinggal nyisa dikit. Makanya pake body butternya biar makin kecium wanginya. Mau tambah wangi strawberry lagi? Pake body mist nya juga, tapi aku nggak punya, hahaha.


Teksturnya encer banget, terus berwarna merah jernih. Pas dipake mandi, setelah dibilas rasanya masih licin gitu kulitnya, nggak bisa keset. Padahal aku kurang begitu suka sama sabun mandi yang ninggalin kesan licin setelah dibilas. :(


Harga: Rp. 109.000,-
Beli di: counter The Body Shop
Rate: 6/10
Repurchase: no.

3. Herborist Lulur Tradisional Bali Ekstrak Strawberry
Nemu lulur ini nggak sengaja pake banget. Pas waktu itu lulur Purbasari ku udah habis, pengen beli lagi tapi nggak mau varian yang sama. Pas nyari di supermarket deket rumah, eh kok ada lulur brand lokal yang ada ekstrak strawberry nya? Langsung deh tancap tanpa babibu langsung bawa ke kasir, hehehe.


Aslinya aku kurang begitu suka sama lulur bali, karena terlalu thick teksturnya, jadi seret pas di oles ke kulit. Dan bener aja, perlu tenaga ekstra deh buat oles-oles lulurnya ke kulitku. Tapi mau gimana lagi, aku udah terlanjur jatuh cinta sama aroma strawberry dan murahnya, hahaha.


Tapi, pas aku repurchase lagi, beruntungnya aku dapet yang teksturnya nggak se-seret yang pas aku beli pertama. Nggak tau gimana kok bisa beda, yang pasti malah bikin aku makin suka sama lulur bali ini, hihihi.


Harga: Rp. 11.000,-
Beli di: supermarket terdekat
Rate: 7,5/10
Repurchase: yes, sampe nemu lulur wangi strawberry lain, hehehe.

Nah, itu dia beberapa koleksi skin care aroma strawberry ku. Kalian kalo milih skin care suka yang aroma apa nih? Share ke aku juga dong. Sekian dulu post kali ini, semoga bisa dijadiin bahan referensi kalo mau nyari skin care wangi strawberry yaaa, hehehe. Bye for now, see you, and stay BEAUTIFUL! *kisses*

-----

Saturday, October 4, 2014

Review: Wardah Hydrogloss 02 "Autumn Peach" (This is My Come Back Post!)

Assalamu'alaikum semuaaa...

Long time no see ya? Ada deh kayaknya setaunan aku vakum ngeblog. Maaf maaf, sebenernya pengen banget ngeblog tapi apa daya aku susah banget bagi waktunya. Nah, sekarang mumpung agak selo, aku mau sharing tentang makeup dan beauty lagi nih, hihihi.

Walaupun vakum ngeblog tapi aku nggak vakum jajan makeupnya loh #teteup hahaha. Maka dari itu, kali ini aku mau share tentang salah satu lip produk yang akhir-akhir ini sering aku pakai karena kondisi bibirku jadi kering dan pecah-pecah sejak puasa Ramadhan kemaren, hiks. Produk dari brand yang mengusung tema Halal ini adalah Hydrogloss dari Wardah. Yeeeay!


Aku punya satu varian Hydrogloss ini, yaitu Autumn Peach. Nah, ini dia penampakannya.




Maaf ya kalo bulletnya udah nggak bagus bentuknya, udah sering dipake soalnya, hihihi. Warna shadenya keliatan ngeri gitu ya? Eits, jangan ngejudge dulu sebelum dicoba! Kayak begini nih hasil swatchnya :


Kok bisa jadi sheer gitu?? Iya dong, jadi dia itu bukan lipstik biasa, tapi semacam lip balm yang berwarna. Jadi, selain melembapkan, dia juga bisa ngewarnain bibir kita. Asik asik!

Kalo dilihat dari bentuk lipstiknya, kayaknya endut banget gitu ya? Emang sih, dia lebih endut kemasannya dibanding varian lipstik Wardah lainnya. Meskipun gitu, tutupnya kenceng kok, jadi nggak takut bakal tiba-tiba tutupnya copot pas ditaruh di dalem tas deh, hehehe.


Hydrogloss ini selalu aku bawa di kantong makeupku karena biasanya aku touch up habis wudhu. Lipstik ini emang harus sering di touch up, soalnya dia gampang ilang di bibir. Meskipun gitu, kalo ditimpa lagi di atas bibir dia nggak bakal menggumpal kok, bagus pokoknya.

Kesimpulannya :
(+) murah
(+) melembapkan
(+) warnanya cantik natural
(-) nggak awet di bibir

Harga : Rp. 26.000,-an
Beli di : counter Wardah
Rate : 8/10
Repurchase : kalo yang punyaku ini habis, iya, tapi nggak mau nyoba shade lain, hehehe.

-----

Oh iya, karena ini come back post juga, aku mau chit-chat dikit nih. Walaupun dibilang vakum dalam dunia per-beauty blog-an, tapi aku masih tetep update kok tentang makeup dan skin care. Yah, walaupun nggak seheboh dulu sih. Sekarang aku lebih fokus ke nyari satu produk makeup atau skin care yang cocok sama aku, dan seterusnya bakal pake itu (Insya Allah kalo nggak tergoda brand lain yaaa, hahaha). Kecuali lipstik tapi ya, kalo lipstik, duh, godaan terberat dompetku deh benda satu itu, hahaha.

Tapi masih ada beberapa yang masih suka galau karena belum nemu jodoh yang tepat buat kulitku (plus jodoh buat menghabiskan sisa hidup #ehhh), semisal kayak eyeliner gitu, masih dalam tahap pencarian eyeliner murah, waterproof, smudgeproof, nggak perlu PO (bisa beli di counter), kalo bisa sih liquid eyeliner aja, dan nggak glossy finish. Ribet amat ya? Namanya juga nyari jodoh, kalo nggak cocok nggak bisa dipaksain kan? *curhat*

Dan juga, kondisi kulitku sekarang dibilang bagus ya enggak, nggak ya iya #mbingungi. Tapi yang jelas lebih bagus dulu dibanding sekarang, hiks. Emang sih, sekarang nggak pernah sempet ngeluangin waktu buat scrubing, masking, pake skin care berlayer-layer, ataupun lalalala lainnya. Pagi hari sempet oles-oles day cream aja udah Alhamdulillah Wa Syukurillah. Tapi mau mulai "melek" skin care lagi deh, biar bisa punya kulit se-sehat kulitnya artis-artis Korea, hahaha.

Terus juga seperti yang aku bilang di awal post, bibirku sekarang bagaikan gurun Sahara yang lagi kering-keringnya. Udah gitu pecah-pecah pula. Kejadian ini berawal dari pertengahan puasa Ramadhan kemaren. Awalnya bibirku cuma kering di bibir bawah sebelah kanan. Terus kapan itu tiba-tiba bibirku merah berbintil-bintil, aku kira alergi lipstik, aku hentikan pemakaian lipstikku yang biasa, terus aku minum obat anti alergi, tapi belum lebih dari sehari aku minum obat anti alergi malah aku flu parah, akhirnya fokus ngembaliin kondisi badan biar sehat lagi.

Bibir nggak aku urusin lagi, cuma selama seminggu aku nggak pake lipstik, di rumah aku sering-sering pake lip balm dan banyakin minum (udah selesai Ramadhan-nya), sama kalo pergi pake Hydrogloss ini biar bibir nggak kelihatan pucat tapi nggak kering. Hasilnya? Bintil-bintilnya kempis (walaupun sampe sekarang rasanya masih nggak rata ini bibir kalo saling digesekin bibir atas sama bibir bawah), tapi keringnya masih awet. Ini kekeringan bibir terparah yang pernah aku alamin. Udah aku scrub pake gula-madu, aku oles-oles margarin, tetep nggak begitu ngaruh. So, apakah kalian ada saran? Help me pleeease.

-----

Makasih ya beauties semua udah mau mampir di blog yang lama nggak diurus ini. Semoga ke depannya bisa menyajikan info-info seputar kecantikan yang lebih banyak lagi. Insya Allah dalam waktu dekat bakal banyak review lip produk, hahaha #clue. Juga pengen dandan aneh-aneh lagi! Do'ain aja semoga malesnya nggak kumat, Amiiin. Bye for now, and stay BEAUTIFUL! *kisses*

-----

Related Posts

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...